Jaksa Agung Libya Umumkan Buka Penyelidikan Pembunuhan Putra Mendiang Muammar Gaddafi

AKURAT.CO Jaksa Agung Libya Al-Siddiq Al-Sour pada Rabu mengumumkan pembukaan penyelidikan atas kematian Saif al-Islam Gaddafi, putra mendiang pemimpin Libya Muammar Gaddafi.
Seorang pejabat Libya menyatakan Saif al-Islam tewas pada Selasa di Kota Zintan, Libya bagian barat.
Dalam pernyataan resmi, Kantor Investigasi Kejaksaan Agung menyebut tim penyidik telah memeriksa lokasi kejadian, mengamankan sejumlah barang bukti, serta meminta keterangan saksi dan pihak-pihak yang dinilai mengetahui peristiwa tersebut.
Dokter forensik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap jenazah Saif al-Islam.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan korban mengalami luka tembak yang menyebabkan kematian. Namun, otoritas belum merinci motif maupun pelaku penembakan.
Media Libya melaporkan insiden terjadi di kediaman Saif al-Islam dan diduga dilakukan oleh empat orang tak dikenal. Laporan itu juga menyebut kamera pengawas di lokasi telah dinonaktifkan sebelum serangan terjadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








