Thailand Rencanakan Pembangunan Disneyland Pertama di Asia Tenggara, Berpotensi Serap 100 Ribu Lapangan Kerja

AKURAT.CO Thailand tengah mempertimbangkan proposal pembangunan taman hiburan Disneyland di kawasan Eastern Economic Corridor (EEC) sebagai bagian dari upaya mendorong sektor pariwisata yang sedang mengalami penurunan kunjungan wisatawan asing.
Jika disetujui, proyek tersebut akan menjadikan Thailand sebagai lokasi Disneyland kelima di Asia sekaligus yang pertama di Asia Tenggara. Rencana ini juga sejalan dengan strategi pemerintah untuk meningkatkan fasilitas pariwisata dan konektivitas regional maupun internasional.
Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Perhubungan Phiphat Ratchakitprakarn, yang membawahi pengembangan EEC, mengatakan Thailand sedang diposisikan sebagai kandidat utama tuan rumah Disneyland pertama di Asia Tenggara. Menurutnya, konsep “Disneyland Thailand” kini telah meningkat dari sekadar wacana promosi menjadi agenda diplomasi ekonomi.
Proyek itu dirancang sebagai pusat hiburan dan gaya hidup terpadu. Kawasan tersebut tidak hanya berisi taman hiburan, tetapi juga gedung konser serta stadion berstandar internasional berkapasitas lebih dari 80.000 penonton, sehingga memungkinkan penyelenggaraan berbagai acara global sepanjang tahun.
Phiphat menyebut proyek ini berpotensi menciptakan lebih dari 100.000 lapangan kerja, menarik sekitar 10 juta tambahan wisatawan per tahun, serta menghasilkan pendapatan lebih dari 150 miliar baht atau sekitar US$4,7 miliar. Dampaknya juga diperkirakan dapat menambah pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Thailand sekitar satu persen per tahun.
Rencana tersebut muncul di tengah penurunan jumlah wisatawan asing. Sepanjang 2025, kunjungan turis mancanegara ke Thailand tercatat turun 7,2 persen menjadi 32,9 juta orang — penurunan tahunan pertama di luar periode pandemi dalam satu dekade terakhir.
Saat ini, Disney telah mengoperasikan taman hiburan di sejumlah negara, termasuk empat di Asia: Tokyo Disneyland dan Tokyo DisneySea di Jepang, Hong Kong Disneyland, serta Shanghai Disneyland di China.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








