Pakistan Lakukan Penangkapan Pertama Pelaku Peledakan Masjid yang Tewaskan 32 Orang

AKURAT.CO Otoritas Pakistan menangkap empat orang terkait serangan bom bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 32 orang di sebuah masjid Syiah di Islamabad saat pelaksanaan Salat Jumat, 7 Februari. Serangan itu juga melukai sekitar 170 jemaah di kawasan Tarlai, pinggiran ibu kota.
Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi mengatakan keempat orang tersebut diduga membantu pelaku bom bunuh diri. Penangkapan dilakukan melalui penggerebekan di Peshawar dan Nowshera. Salah satu yang ditangkap disebut sebagai dalang serangan. Namun, pihak berwenang belum mengungkap identitas maupun motif para tersangka.
Sejumlah laporan menyebut lima orang telah ditangkap, tetapi jumlah tersebut belum dapat dikonfirmasi secara resmi.
Kelompok ekstremis Negara Islam (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Insiden ini menjadi serangan teror paling mematikan di Islamabad dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2008, serangan bom truk bunuh diri di Hotel Marriott Islamabad menewaskan 60 orang.
Lembaga pemantau konflik ACLED menyatakan serangan terbaru itu memiliki “ciri khas” ISIS.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk keras serangan tersebut. Ia menegaskan serangan terhadap warga sipil dan tempat ibadah tidak dapat diterima, serta pelaku harus diidentifikasi dan diadili.
Serangan di Islamabad yang dijaga ketat tergolong jarang terjadi. Namun, wilayah barat laut Khyber Pakhtunkhwa dan barat daya Balochistan kerap dilanda kekerasan oleh kelompok Islamis dan pemberontak nasionalis, termasuk Taliban Pakistan dan separatis etnis Baloch, yang berkonflik dengan aparat keamanan.
Usai serangan, ribuan pelayat berkumpul di Islamabad untuk memakamkan para korban. Pemerintah meningkatkan pengamanan di ibu kota menyusul kekhawatiran adanya serangan lanjutan.
Otoritas menyebut seorang pria melepaskan tembakan di kompleks masjid sebelum meledakkan bom yang dibawanya dan tewas di lokasi. Saksi mata Aun Shah mengatakan dua penyerang lebih dulu menembak petugas keamanan masjid sebelum masuk ke area utama. Sejumlah jemaah sempat berusaha menghentikan mereka.
“Begitu sampai di gerbang, salah satu dari mereka meledakkan sabuk berisi bahan peledak,” ujar Aun Shah kepada Radio Mashaal.
Rekaman video pascakejadian menunjukkan sejumlah jenazah tergeletak di lantai masjid di antara puing-puing bangunan. Puluhan korban luka terlihat terbaring di halaman Masjid Khadija Tul Kubra Imambargah.
Pakistan berpenduduk sekitar 240 juta jiwa dengan mayoritas Sunni, sementara kelompok Syiah diperkirakan mencapai 15 persen populasi. Sejak 1980-an, ribuan orang tewas dalam kekerasan sektarian yang kerap menyasar komunitas Syiah oleh kelompok ekstremis Sunni.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








