Cek Harga Minyak Dunia Hari Ini, Naik 13 Persen Usai Konflik Iran-Israel-AS

AKURAT.CO Harga minyak melonjak di Asia, pada Senin (2/3/2026), menyusul gejolak di Timur Tengah setelah serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.
Pada perdagangan awal, minyak jenis Brent naik menjadi sedikit di atas $80 per barel dibandingkan dengan harga penutupan $72,87, pada Jumat (27/3/2026).
Kenaikan harga ini mencapai 13 persen sejak serangan Israel yang didukung AS ke Iran, pada Sabtu (28/2/2026).
Kenaikan Harga Minyak Mentah
Konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) telah memicu lonjakan harga minyak mentah dunia.
Minyak mentah Brent, patokan internasional, naik menjadi $80 per barel di pasar Asia pada pembukaan perdagangan Senin (2/3/2026), dari $72,87 per barel pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Ini menunjukkan kenaikan 13 persen.
Pada awal pekan lalu, harga minyak mentah Brent masih dijual sekitar $71,24 per barel.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), yang diproduksi di AS, juga mengalami kenaikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









