Presiden Zelensky Mengaku Amerika Serikat Meminta Bantuan Ukraina "Tutorial" Menangkal Drone Iran

AKURAT.CO Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa Amerika Serikat meminta bantuan Ukraina untuk memperkuat pertahanan negara-negara sekutu di kawasan Teluk terutama tentang cara menangkal drone Iran.
Menurut Zelensky, sejumlah mitra internasional telah menghubungi Kyiv terkait kemungkinan kerja sama tersebut, termasuk permintaan langsung dari pihak Amerika Serikat.
“Saya telah memberikan instruksi untuk menyediakan sarana yang diperlukan dan memastikan kehadiran para spesialis Ukraina yang dapat menjamin keamanan yang dibutuhkan,” kata Zelensky.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut kemungkinan dukungan tersebut. Ia mengatakan Washington terbuka menerima bantuan dari negara mana pun.
“Saya akan menerima bantuan dari negara mana pun,” ujar Trump.
Ukraina Pasang Syarat
Meski bersedia membantu, Zelensky menegaskan bahwa dukungan Ukraina tidak boleh melemahkan kemampuan pertahanan negaranya sendiri di tengah perang melawan Rusia.
Ia juga menginginkan keuntungan diplomatik bagi Kyiv dari kerja sama tersebut.
Salah satu opsi yang diusulkan adalah pertukaran teknologi pertahanan. Ukraina disebut bersedia menyediakan drone pencegat untuk menghadapi serangan drone Iran, dengan imbalan tambahan sistem pertahanan udara Patriot air defense system dari Amerika Serikat.
Sistem Patriot dinilai sangat penting bagi Ukraina untuk menghadapi serangan rudal balistik Rusia yang terus meningkat.
Dampak Konflik Timur Tengah
Memanasnya konflik di Timur Tengah memunculkan kekhawatiran bahwa Ukraina bisa terdampak secara tidak langsung, terutama jika perhatian dan dukungan negara-negara Barat teralihkan ke kawasan tersebut.
Selain itu, ada pula kekhawatiran tentang kemungkinan kekurangan rudal pencegat serta kenaikan harga minyak dunia yang dapat menguntungkan Rusia karena sektor energi menjadi sumber utama pendanaan perang Moskow.
Namun Zelensky tampaknya ingin memanfaatkan situasi krisis ini untuk memperkuat posisi strategis Ukraina.
Ukraina Dekati Negara-negara Teluk
Dalam beberapa waktu terakhir, Zelensky mengaku telah berkomunikasi dengan para pemimpin di kawasan Teluk, termasuk di Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Yordania, dan Kuwait.
Ia berjanji akan menawarkan “langkah-langkah konkret” untuk membantu negara-negara tersebut melindungi pangkalan militer serta infrastruktur sipil dari potensi serangan Iran.
Langkah ini sekaligus menunjukkan upaya Ukraina memperluas kerja sama keamanan internasional di tengah perang yang masih berlangsung dengan Rusia.
Sumber: BBC
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







