Akurat
Pemprov Sumsel

Rudal Dicegat di Langit Doha, Qatar Evakuasi Sejumlah Kawasan Penting

Fitra Iskandar | 14 Maret 2026, 08:16 WIB
Rudal Dicegat di Langit Doha, Qatar Evakuasi Sejumlah Kawasan Penting
Qatar dan AS dalam, sessi latihan militer. Foto: Qatar Living

AKURAT.CO Militer Qatar menyatakan telah mencegat serangan rudal yang mengarah ke negara itu setelah ledakan terdengar di ibu kota Doha pada Sabtu (14/3/2026). Kementerian Pertahanan Qatar mengatakan sistem pertahanan udara berhasil menggagalkan serangan tersebut.

“Militer telah mencegat serangan rudal yang menargetkan Negara Qatar,” kata kementerian itu dalam pernyataan resmi.

Sementara itu, wartawan Agence France-Presse (AFP) melaporkan melihat pesawat pencegat terbang di atas pusat kota Doha dan menembak jatuh dua proyektil di udara.

Sebelum insiden tersebut, Kementerian Dalam Negeri Qatar telah mengumumkan evakuasi sementara di sejumlah lokasi penting sebagai langkah pencegahan.

“Kami mengevakuasi beberapa area penting sebagai tindakan pencegahan sementara guna memastikan keselamatan publik sampai situasi dinyatakan aman,” kata kementerian tersebut.

Baca Juga: Iran Ancam Serang Sistem Energi Kawasan Jika Infrastruktur Listriknya Diserang

Di kawasan Msheireb Downtown Doha, sejumlah warga dilaporkan menerima pesan peringatan melalui telepon seluler yang meminta mereka segera meninggalkan area tersebut.

Pesan itu meminta warga “segera mengevakuasi wilayah tersebut menuju tempat aman terdekat sebagai langkah pencegahan sementara”.

Di sejumlah bagian pusat kota, aparat keamanan terlihat berjaga di jalan-jalan utama sementara beberapa area ditutup dan dijadikan perimeter pengamanan.

Dalam beberapa waktu terakhir, negara-negara Teluk yang kaya minyak menjadi sasaran serangan Iran sebagai balasan atas operasi militer Amerika Serikat dan Israel yang memicu konflik di Timur Tengah.

Teheran menyatakan serangan itu ditujukan kepada aset militer Amerika Serikat di kawasan, meski sejumlah laporan menyebut infrastruktur sipil juga ikut terdampak.

Sumber: AFP

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.