Akurat
Pemprov Sumsel

Chatbot AI Grok Tegaskan Video Terbaru Netanyahu di Kedai Kopi 100% Deepfake

Lufaefi | 16 Maret 2026, 09:23 WIB
Chatbot AI Grok Tegaskan Video Terbaru Netanyahu di Kedai Kopi 100% Deepfake
Video Netanyahu Minum Kopi (istimewa)

AKURAT.CO Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali muncul ke publik lewat sebuah video yang diunggah di akun X miliknya untuk membantah rumor kematiannya di tengah konflik dengan Iran.

Dalam video tersebut, Netanyahu tampak berada di sebuah kafe sambil memesan dan menyeruput kopi. Ia juga melontarkan candaan terkait isu yang menyebut dirinya tewas.

“Saya mati? Demi kopi,” ujarnya dalam bahasa Ibrani, menggunakan frasa yang bermakna mencintai sesuatu sepenuh hati, Minggu (15/3/2206).

Ia bahkan mengangkat tangannya ke arah kamera dan menantang publik untuk menghitung jumlah jarinya. Langkah itu diduga untuk merespons rumor sebelumnya yang menyebut video pidatonya memperlihatkan enam jari—kesalahan visual yang kerap dikaitkan dengan teknologi AI.

Baca Juga: Diisukan Tewas, Iran Janji Buru Netanyahu Jika Masih Hidup

Namun kemunculan video tersebut justru memicu polemik baru. Chatbot AI Grok milik xAI yang terintegrasi di platform X menyebut video itu sebagai hasil rekayasa digital.

Saat ditanya pengguna mengenai keaslian video Netanyahu di kafe, Grok menjawab bahwa rekaman tersebut dihasilkan oleh AI. Bahkan dalam tanggapan lanjutan, Grok menyebut video tersebut 100% deepfake.

Grok menyatakan tidak ada laporan atau kejadian nyata yang menunjukkan Netanyahu berbicara santai soal operasi Iran/Lebanon di kafe umum seperti dalam video tersebut. Ia juga mengklaim unggahan asli menandainya sebagai teknologi AI yang belum dirilis.

Pernyataan Grok ini semakin memicu perdebatan publik, mengingat video tersebut diunggah melalui akun resmi Netanyahu.

Deepfake adalah teknologi kecerdasan buatan yang memungkinkan manipulasi video, audio, atau gambar sehingga tampak sangat realistis. Teknik ini memanfaatkan deep learning untuk meniru wajah, suara, dan gerakan seseorang.

Teknologi tersebut dapat digunakan untuk hiburan atau produksi kreatif, namun juga berpotensi disalahgunakan untuk penyebaran hoaks dan disinformasi.

Di tengah spekulasi yang meluas, kantor Perdana Menteri Israel membantah tegas kabar kematian Netanyahu. Dalam keterangan kepada Anadolu Agency, pihaknya menyebut isu tersebut sebagai berita bohong dan memastikan Netanyahu dalam kondisi baik.

Baca Juga: 5 Kejanggalan Video Terbaru Netanyahu, PM Israel Sudah Pasti Tewas?

Komentator politik Amerika Serikat Candace Owens turut mempertanyakan situasi tersebut di media sosial dengan menyinggung keberadaan Netanyahu dan video yang sempat dihapus.

Hingga kini, belum ada bukti resmi yang menunjukkan bahwa video tersebut merupakan deepfake maupun sebaliknya. Perdebatan masih berlangsung di ruang digital, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi