Akurat
Pemprov Sumsel

Pencarian Pilot AS Berlanjut Setelah Iran Tembak Jatuh Dua Pesawat Tempur

Fitra Iskandar | 4 April 2026, 16:05 WIB
Pencarian Pilot AS Berlanjut Setelah Iran Tembak Jatuh Dua Pesawat Tempur
Sebuah jet tempur F-15E AS, model yang diyakini telah ditembak jatuh di Iran. Foto: AFP

AKURAT.CO Kantor berita Tasnim News Agency yang berafiliasi dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyebut militer Amerika Serikat melakukan operasi pencarian untuk menyelamatkan pilot jet tempur yang diklaim ditembak jatuh oleh pasukan Iran.

Mengutip sumber yang mengetahui, operasi tersebut melibatkan helikopter Black Hawk dan pesawat Hercules C-130 yang dikerahkan sekitar satu jam setelah insiden.

Televisi pemerintah di Provinsi Kohgiluyeh juga mengumumkan pemberian imbalan bagi siapa pun yang memberikan informasi terkait pilot AS, menyusul laporan jatuhnya jet tempur di wilayah Boyer-Ahmad.

Beberapa jam kemudian, media Axios melaporkan salah satu dari dua awak jet tempur AS berhasil diselamatkan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut telah menerima pengarahan terkait insiden tersebut.

Baca Juga: Komando Pusat Militer AS Respons Klaim Iran Tembak Jatuh Jet Tempur di Selat Hormuz

Trump kemudian mengatakan kepada NBC News bahwa insiden jatuhnya pesawat tempur F-15E tidak akan memengaruhi jalannya pembicaraan dengan Iran.

Sementara itu, IRGC mengklaim telah menembak jatuh satu jet tempur dan lima pesawat militer AS di wilayah udara Iran, seperti dilaporkan penyiar negara Islamic Republic of Iran Broadcasting. Klaim tersebut belum dikonfirmasi oleh pihak Amerika Serikat.

Dalam 48 jam setelah pernyataan Trump yang menyebut pertahanan udara Iran telah dihancurkan, Teheran melaporkan sejumlah kerugian di pihak AS, termasuk jatuhnya jet tempur F-15 dan A-10, serta kerusakan pada jet F-16 dan dua helikopter Black Hawk, menurut Islamic Republic News Agency.

Laporan CNN menyebut Amerika Serikat kehilangan sedikitnya tujuh pesawat militer selama konflik, termasuk empat F-15, satu tanker KC-135, satu pesawat E-3 Sentry, dan satu pesawat serang A-10.

Sumber: Thenewregion

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.