Paus Leo: Saya Tak Tertarik Berdebat dengan Trump
AKURAT.CO Pemimpin Gereja Katolik, Pope Leo XIV, menegaskan dirinya tidak memiliki ketertarikan untuk berdebat dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, terkait konflik bersenjata di Iran.
Pernyataan itu disampaikan Paus dalam perjalanan udara dari Kamerun menuju Angola, menyusul polemik atas pesan perdamaian yang ia sampaikan sebelumnya.
“Sama sekali bukan kepentingan saya untuk berdebat dengan presiden. Saya hanya akan terus mengkhotbahkan Injil,” ujar Paus Leo XIV kepada wartawan, Minggu (20/4/2026).
Ia menekankan bahwa fokus utamanya adalah menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian, bukan terlibat dalam perdebatan politik praktis. Menurutnya, pesan yang ia sampaikan tidak ditujukan kepada pihak tertentu, melainkan sebagai seruan universal agar konflik segera dihentikan.
Baca Juga: Alhamdulillah, Iran Siap Akhiri Perang dengan Syarat Ini
Komentar tersebut muncul setelah Trump mengkritik pesan perdamaian Paus terkait perang Iran. Namun, Paus Leo XIV meluruskan bahwa teks pidatonya yang menyinggung “segelintir tiran” telah disiapkan jauh sebelum kritik dari Presiden AS itu muncul.
Vatikan turut menegaskan bahwa pernyataan Paus mengenai ancaman terhadap peradaban Iran yang disebutnya “benar-benar tidak dapat diterima” merupakan bentuk keprihatinan terhadap segala bentuk peperangan, bukan serangan personal kepada kepala negara tertentu.
Ketegangan antara pesan moral Vatikan dan kebijakan luar negeri Washington mencuat di tengah konflik Iran yang masih berlanjut. Meski demikian, Paus Leo XIV menegaskan jalurnya tetap jelas: menyerukan perdamaian dan menghindari polemik politik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






