Netanyahu: Konflik dengan Iran Belum Berakhir dan Eskalasi Lebih Lanjut Mungkin Terjadi

AKURAT.CO Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan konfrontasi dengan Iran belum berakhir dan memperingatkan kemungkinan perkembangan baru dapat terjadi sewaktu-waktu.
Pernyataan itu disampaikan Netanyahu saat tampil bersama Presiden Argentina Javier Milei yang tengah melakukan kunjungan ke Israel.
Netanyahu menggambarkan situasi saat ini sebagai periode penuh tantangan dan konsekuensi serius. Ia menegaskan Israel, bersama Amerika Serikat, masih terus terlibat dalam upaya terkait konflik tersebut dan berkomitmen mencapai tujuan strategisnya.
“Kami telah mencapai banyak hal, tetapi ini belum berakhir, dan perkembangan baru bisa terjadi kapan saja,” ujarnya.
Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan yang terus berlanjut antara Israel dan Iran, dengan kedua pihak saling menuduh melakukan tindakan yang memperburuk stabilitas kawasan serta mempertahankan kesiagaan militer dan politik tingkat tinggi.
Sumber: APA
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








