Akurat
Pemprov Sumsel

Analis Luar Negeri: Perang Iran Adalah Kekalahan AS Sepanjang Sejarah!

Lufaefi | 22 April 2026, 17:48 WIB
Analis Luar Negeri: Perang Iran Adalah Kekalahan AS Sepanjang Sejarah!
Tentara Iran dalam perang melawan AS (istimewa)

AKURAT.CO Seorang analis Rusia menilai konflik antara Iran dan Amerika Serikat mencerminkan kemunduran strategis Washington yang signifikan. Ia bahkan menyebut perang tersebut sebagai kekalahan terbesar AS dalam lintasan sejarah modernnya.

Analis Rusia, Vasili Zaitsev, dalam tulisannya di media Rusia Gazeta yang dikutip Aljazeera, menyatakan bahwa gencatan senjata dalam perang Amerika-Israel melawan Iran memperlihatkan “momen kehinaan” bagi Washington. Ia menyamakan situasi itu dengan apa yang dikenal sebagai “Momen Suez”.

Istilah tersebut merujuk pada krisis tahun 1956 ketika Inggris secara militer unggul atas Mesir, namun akhirnya dipaksa mundur dalam peristiwa Krisis Suez. Saat itu, Inggris harus menyerahkan Terusan Suez kepada Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser setelah tekanan internasional, termasuk dari Amerika Serikat sendiri.

Baca Juga: Puluhan Pemukim Ilegal Masuk Kompleks Al-Aqsa di Bawah Pengawalan Ketat Polisi Israel

Menurut Zaitsev, kemiripan historis itu tampak dalam konflik Iran. Presiden AS Donald Trump disebut memasuki perang dengan janji besar, termasuk menggulingkan rezim Teheran, merebut uranium yang telah diperkaya, dan memaksakan dominasi penuh terhadap Iran.

Namun, menurut analisis tersebut, tujuan-tujuan itu tidak tercapai. Iran tidak runtuh sebagaimana diproyeksikan, melainkan tetap bertahan dan bahkan disebut memiliki posisi tawar lebih kuat dalam percaturan regional.

Zaitsev juga menilai kegagalan itu tidak semata pada tidak tercapainya target militer, tetapi pada keputusan mundur yang dinilai memperlihatkan keterbatasan daya tekan Washington. Dalam perspektifnya, kemunduran tersebut menjadi simbol berakhirnya fase dominasi mutlak AS dalam konflik tersebut.

Di sisi lain, Iran berulang kali menegaskan bahwa mereka siap melawan jika kembali diserang. Pernyataan pejabat Teheran menekankan kesiapan militer dan tekad untuk mempertahankan kedaulatan nasional.

Baca Juga: Analis: AS Terancam Kehabisan Rudal Jika Perang Lagi dengan Iran

Konflik ini pun dinilai banyak pengamat sebagai salah satu ujian paling serius bagi keseimbangan kekuatan global, terutama di kawasan Timur Tengah. Dampaknya tidak hanya bersifat militer, tetapi juga geopolitik dan ekonomi, termasuk pada jalur strategis seperti Selat Hormuz.

Hingga kini, dinamika pascagencatan senjata masih terus berkembang, dengan berbagai pihak memantau apakah situasi akan berlanjut ke meja diplomasi atau kembali memanas di medan konflik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi