Rusia Mengecam Keras Pembunuhan Jurnalis Lebanon Oleh Israel

AKURAT.CO Rusia pada Kamis mengecam tewasnya jurnalis Lebanon Amal Khalil dalam serangan drone Israel yang disebut sebagai serangan terarah di wilayah selatan Lebanon, menurut pernyataan Kedutaan Besar Rusia di Lebanon.
“Pada 22 April, akibat serangan drone Israel di wilayah Tyre, jurnalis Amal Khalil dari surat kabar Lebanon Al-Akhbar tewas, sementara rekannya Zeinab Faraj mengalami luka-luka. Seluruh kejadian menunjukkan bahwa serangan tersebut bersifat terarah,” demikian pernyataan kedutaan.
“Kami dengan tegas mengecam tindakan melawan hukum terhadap jurnalis ini. Pekerja media dilindungi oleh hukum internasional dan tidak boleh menjadi sasaran dalam konflik bersenjata. Peristiwa ini terlihat sangat tidak berperikemanusiaan, terutama dalam konteks gencatan senjata yang saat ini berlaku di Lebanon,” lanjut pernyataan tersebut.
Menurut International Red Cross, Khalil tewas pada Rabu saat menjalankan tugas jurnalistiknya dalam serangan Israel di Tyre.
Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan pasukan Israel mengepung lokasi Khalil dan Faraj serta menghalangi tim International Red Cross dan militer Lebanon untuk menjangkau mereka.
Faraj kemudian berhasil dievakuasi dalam kondisi luka-luka dan dibawa ke rumah sakit. Ia menjalani operasi pada bagian kepala, serta dilaporkan mengalami patah kaki, namun kini berada dalam kondisi stabil.
Berdasarkan data resmi, lebih dari 2.200 orang tewas dan lebih dari 1 juta lainnya mengungsi akibat serangan Israel di Lebanon sejak 2 Maret, menyusul eskalasi konflik yang berkaitan dengan perang Iran.
Serangan dilaporkan masih terus berlanjut meski telah diberlakukan gencatan senjata selama 10 hari yang dimediasi Amerika Serikat sejak 16 April.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sejumlah ilmuwan AS yang Terlibat Pengembangan Penangkal Nuklir dan Teknologi Antariksa Hilang Misterius
- 2Cara Daftar PHTC 2026: Syarat Lengkap, Link Resmi, dan Tips Lolos Seleksi
- 3Iran Keluarkan Pernyataan Resmi Menolak Perundingan Baru dengan Amerika Serikat
- 4Kenapa Ikan Sapu-sapu Dimusnahkan? Ini Bahaya dan Dampaknya bagi Lingkungan
- 5Pembukaan Sebagian Wilayah Udara Dimulai, AS Minta Warganya Segera Tinggalkan Iran
- 6Warga Amerika: Demensia Trump Makin Parah, Pernyataan-pernyataannya Makin Aneh!
- 7Bernie Sanders Kalah, Senat AS Tolak Dua Resolusi Blokir Penjualan Senjata ke Israel
- 8Setelah Kyiv Memperbaiki Pipa Minyak dari Rusia, Hungaria Akan Cabut Larangan atas Pinjaman Uni Eropa untuk Ukraina
- 9Tumbuh 8,2 Persen, Realisasi Investasi Hilirisasi Capai Rp147,5 Triliun di Triwulan Pertama 2026
- 10Jaminan Sosial Pekerja Rumah Tangga Adalah Hak, Bukan Pilihan









