Akurat Logo

Militer Pakistan Tewaskan 22 Militan, Seorang Anak 10 Tahun Ikut Tewas

Fitra Iskandar | 24 April 2026, 13:16 WIB
Militer Pakistan Tewaskan 22 Militan, Seorang Anak 10 Tahun Ikut Tewas
Ilustrasi militer Pakistan. Foto: Istimewa

AKURAT.CO Militer Pakistan menyatakan pasukan keamanan menewaskan 22 militan dalam bentrokan di wilayah barat laut negara itu awal pekan ini. Seorang anak berusia 10 tahun juga dilaporkan tewas dalam baku tembak di dekat perbatasan Afghanistan.

Dalam pernyataan yang dirilis Jumat (24/4/2026), sayap media militer menyebut “operasi gabungan militer dan aparat penegak hukum” dilakukan pada Selasa di Distrik Khyber. Operasi tersebut memicu “baku tembak intens” yang menewaskan para militan.

Distrik Khyber yang berbatasan langsung dengan Afghanistan diketahui kerap menjadi lokasi kekerasan kelompok bersenjata dan ketegangan lintas batas.

Otoritas setempat menyatakan seorang anak berusia 10 tahun turut menjadi korban tewas dalam baku tembak tersebut.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyampaikan duka cita atas insiden tersebut. Dalam pernyataan kantornya, ia “menyatakan kesedihan atas gugurnya seorang anak berusia 10 tahun akibat tembakan tanpa provokasi oleh teroris”.

Serangan kelompok militan di Pakistan dalam beberapa tahun terakhir meningkat tajam. Banyak di antaranya diklaim oleh Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), terutama di provinsi-provinsi yang berbatasan dengan Afghanistan.

Pemerintah di Islamabad berulang kali menuduh Afghanistan memberikan tempat aman bagi kelompok militan sejak Taliban kembali berkuasa pada 2021, tuduhan yang dibantah oleh Kabul.

Ketegangan tersebut memperburuk hubungan kedua negara dan memicu bentrokan yang kerap terjadi di wilayah perbatasan.

Awal tahun ini, militer Pakistan juga melancarkan serangkaian serangan ke wilayah Afghanistan setelah gelombang bom bunuh diri mematikan. Menteri Pertahanan Pakistan bahkan menyebut operasi tersebut sebagai “perang terbuka”.

Sumber: Indiatoday

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.