Bahrain Tindak Tegas Pendukung Serangan Iran, 25 Orang Dipenjara

AKURAT.CO Pengadilan di Bahrain menjatuhkan hukuman penjara kepada 25 terdakwa dalam kasus terpisah terkait dukungan terhadap serangan yang dikaitkan dengan Iran. Putusan ini menjadi bagian dari langkah keras pemerintah menghadapi ketegangan keamanan yang masih berlangsung di kerajaan tersebut.
Vonis Pengadilan: 5 hingga 10 Tahun Penjara
Berdasarkan laporan Bahrain News Agency, Pengadilan Kriminal Tinggi menjatuhi hukuman kepada 24 terdakwa dengan masa penjara antara lima hingga sepuluh tahun. Sejumlah terdakwa juga dikenai denda tambahan. Sementara itu, satu terdakwa lainnya dijatuhi hukuman satu tahun penjara disertai denda.
Tak hanya itu, pengadilan juga memerintahkan penyitaan barang-barang yang terkait dengan perkara tersebut sebagai bagian dari proses penegakan hukum.
Baca Juga: Kementerian Kesehatan Bahrain Ungkap Data Korban Serangan Drone Iran di Pulau Sitra Senin Dini Hari
Dakwaan Serius: Dukung Serangan hingga Sebar Hoaks
Para terdakwa dinyatakan bersalah atas berbagai tuduhan berat, mulai dari mendukung dan membenarkan serangan yang dikaitkan dengan Iran, hingga menyebarkan data penting yang dilarang. Mereka juga dituduh memotret area terlarang serta menyebarkan informasi palsu di media sosial.
Otoritas setempat menilai tindakan tersebut sebagai upaya sistematis untuk merusak stabilitas dan keamanan nasional.
Bermula dari Aktivitas Media Sosial
Kasus ini bermula dari laporan Direktorat Kejahatan Siber yang menemukan sejumlah akun aktif menyebarkan konten dukungan terhadap serangan tersebut. Penyelidikan intensif kemudian dilakukan oleh jaksa penuntut umum hingga akhirnya para tersangka diajukan ke pengadilan.
Bahrain Perketat Keamanan Nasional
Langkah hukum ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bahrain dalam menghadapi ancaman keamanan. Sebelumnya, pemerintah juga mencabut kewarganegaraan terhadap 69 orang yang diduga terlibat dalam kasus serupa.
Kebijakan tegas ini menegaskan sikap Bahrain dalam menjaga stabilitas di tengah meningkatnya dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







