Akurat Logo

Mantan Wamen AS: Trump Tak Punya Strategi yang Jelas dalam Perang Lawan Iran

Lufaefi | 4 Mei 2026, 11:00 WIB
Mantan Wamen AS: Trump Tak Punya Strategi yang Jelas dalam Perang Lawan Iran
Ilustrasi Amerika tidak punya strategi dalam perang Iran (Pars Today)

AKURAT.CO Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Wendy Sherman mengkritik kebijakan Presiden Donald Trump dalam menangani konflik dengan Iran.

Ia menilai pemerintah AS tidak memiliki strategi yang jelas serta proses pengambilan keputusan yang tidak koheren.

Pernyataan tersebut dikutip dari Pars Today, Minggu (3/5/2026) yang melaporkan bahwa Sherman menekankan pentingnya kembali ke jalur diplomasi untuk menyelesaikan krisis. Ia menyebut tanpa pendekatan tersebut, konflik tidak akan menemukan jalan keluar.

Baca Juga: Pakar Sebut Amerika Kalah atas Iran dalam Strategi Perang

Sherman, yang pernah terlibat dalam perundingan nuklir hingga melahirkan kesepakatan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), membandingkan kondisi saat ini dengan masa negosiasi sebelumnya.

Menurutnya, saat itu Amerika Serikat memiliki tim perunding dan proses pengambilan keputusan yang lebih rasional.

Ia juga menanggapi klaim keberhasilan operasi militer AS dengan menyebut situasi yang terjadi justru kebuntuan.

“Hegseth mengatakan militer telah bekerja luar biasa dan mencapai tujuannya, tetapi kenyataannya yang terjadi sekarang adalah kebuntuan antara kendali Iran atas Selat Hormuz dan blokade angkatan laut AS terhadap Iran,” ujarnya.

Sherman mengkritik pendekatan tekanan yang dilakukan Trump, termasuk sanksi dan ancaman militer.

“Trump berpikir ia dapat terus menghukum Iran dan pada akhirnya Amerika Serikat akan lebih kuat bertahan. Namun, seperti dikatakan banyak analis, asumsi ini tidak benar,” katanya.

Menurutnya, strategi tersebut tidak akan mengubah sikap Iran dan justru memperpanjang kebuntuan. Ia menilai ketiadaan strategi yang jelas, minimnya keahlian terkait Iran, serta pendekatan yang menekan dalam negosiasi menjadi faktor kegagalan kebijakan tersebut.

Baca Juga: Warga Pati Geruduk Rumah Pimpinan Ponpes, Dugaan Pelecehan Puluhan Santriwati Memicu Amarah

Pars Today juga mencatat sejumlah pakar lain seperti John Mearsheimer dan Richard Haass memiliki pandangan serupa.

Mereka menilai kebijakan Trump terhadap Iran tidak hanya gagal mencapai tujuan, tetapi juga merugikan kepentingan Amerika Serikat.

Para analis menegaskan bahwa solusi yang memungkinkan adalah kembali ke diplomasi yang realistis serta membuka ruang kesepakatan yang dapat menurunkan ketegangan antara kedua negara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi