Langka karena Perang Iran, ‘Diet Coke Party’ Jadi Tren Viral di India

AKURAT.CO Kelangkaan minuman ringan Diet Coke di India memicu fenomena sosial unik. Pesta bertema Diet Coke jadi viral di kalangan anak muda. Tren ini berkembang pesat di bar dan restoran, didorong oleh kelangkaan pasokan serta hype di media sosial.
Krisis pasokan disebut-sebut terkait gangguan rantai distribusi global akibat konflik Iran yang berdampak pada jalur vital Selat Hormuz. Jalur ini selama ini menjadi salah satu rute utama pengiriman barang, termasuk minuman kaleng ke India.
Berbeda dengan negara lain, produk Coca-Cola khususnya Diet Coke di India mayoritas hanya dijual dalam bentuk kaleng. Kondisi ini membuat distribusinya lebih rentan terhadap gangguan logistik. Meski masih tersedia secara terbatas di platform online, stok di pasar tetap minim.
Pesta Eksklusif, Tiket hingga Ratusan Ribu Rupiah
Kelangkaan ini justru dimanfaatkan pelaku usaha hiburan dan influencer. Sejumlah bar kini menggelar Diet Coke Party eksklusif dengan tiket masuk sekitar Rp250 ribu (setara US$16). Pengunjung mendapatkan akses ke minuman langka tersebut, lengkap dengan hiburan musik, minuman alkohol, hingga aktivitas kreatif seperti dekorasi kaleng dan melukis kaos.
Di New Delhi, para peserta tampil dengan busana bertema Diet Coke dan bereksperimen mencampurkan minuman tersebut dengan rempah lokal, jalapeno, hingga madu. Sementara di Mumbai, tiket acara bahkan dijadikan undian berhadiah—dua pemenang membawa pulang masing-masing 50 kaleng Diet Coke.
“Kami membuat menu koktail yang kami sebut ‘Coke-tails’. Tujuannya menyatukan para penggemar,” kata Ishika Gupta, eksekutif pemasaran berusia 25 tahun yang mengaku penggemar berat Diet Coke.
Gupta disebut sebagai pelopor pesta Diet Coke di India dan kini berencana memperluas tren tersebut. Ia juga mengaku telah menjalin komunikasi dengan pihak Coca-Cola untuk kemungkinan kolaborasi acara berikutnya.
‘Kelangkaan Jadi Daya Tarik’
Fenomena ini juga dimanfaatkan pelaku bisnis kuliner. Restoran Ninecamp di sekitar New Delhi, misalnya, menyiapkan acara dengan konsep “Diet Coke gratis” bersama makanan ringan dalam paket tiket.
CEO Ninecamp, Chaitanya Mathur, menyebut pihaknya bahkan memesan ratusan kaleng untuk memenuhi kebutuhan acara. “Bagi anak muda, kelangkaan justru menjadi daya tarik utama. Semakin sulit didapat, semakin diminati,” ujarnya.
Ritel lain seperti Broadway juga ikut meramaikan tren ini dengan menggelar acara bertema penuh Diet Coke, menggabungkan burger, seni vintage, dan aktivitas kreatif dalam satu pengalaman.
Viral di Media Sosial
Di India, Diet Coke dikenal sebagai campuran populer untuk minuman beralkohol seperti rum, sekaligus pilihan bagi konsumen yang lebih sadar kesehatan. Kelangkaannya kini memicu banjir meme di media sosial, mulai dari aksi “menimbun” kaleng hingga lelucon soal status sosial minuman tersebut.
Fenomena ini bahkan dijuluki sebagai “cult of Diet Coke” — menggambarkan bagaimana sebuah produk yang langka bisa berubah menjadi simbol gaya hidup dan tren sosial.
Dengan pasokan yang belum stabil dan antusiasme publik yang terus meningkat, tren Diet Coke Party diperkirakan masih akan berlanjut dalam waktu dekat.
Sumber: Independent
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum








