Akurat Logo

Serangan Israel Kembali Hantam Beirut, Komandan Elit Hizbullah Tewas

Fitra Iskandar | 7 Mei 2026, 06:22 WIB
Serangan Israel Kembali Hantam Beirut, Komandan Elit Hizbullah Tewas
Ilustrasi bendera Hizbullah. Foto: Unsplash

AKURAT.CO Ketegangan di Lebanon kembali memanas setelah serangan udara Israel menghantam pinggiran selatan Beirut, Rabu (6/5/2026). Serangan ini menjadi yang pertama di kawasan tersebut dalam hampir satu bulan terakhir.

Seorang komandan senior Hizbullah dari pasukan elit Radwan dilaporkan tewas dalam serangan tersebut. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa militernya memang menargetkan “komandan pasukan Radwan Hizbullah”.

Sumber yang dekat dengan Hizbullah mengungkap bahwa korban adalah “Malek Ballout, komandan operasi di pasukan Radwan”, yang tewas dalam serangan tersebut.

Menurut National News Agency, “pesawat tempur Israel melancarkan serangan yang menargetkan Ghobeiri” di pinggiran selatan Beirut, wilayah yang dikenal sebagai basis kuat Hizbullah. Jurnalis AFP di lokasi melaporkan asap tebal terlihat membumbung dari titik serangan.

Sebelumnya, wilayah Beirut selatan relatif jarang tersentuh serangan sejak 8 April, ketika operasi besar-besaran Israel di Lebanon menewaskan lebih dari 350 orang.

Serangan terbaru ini terjadi di tengah dinamika geopolitik yang lebih luas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebut ada “peluang yang sangat baik” untuk mencapai kesepakatan damai dengan Iran.

Konflik meningkat sejak 2 Maret, ketika Hizbullah melancarkan serangan ke Israel sebagai bentuk dukungan terhadap Iran. Sejak saat itu, serangan Israel ke Lebanon dilaporkan telah menewaskan lebih dari 2.700 orang dan memaksa lebih dari satu juta warga mengungsi, terutama dari wilayah selatan, timur, dan pinggiran Beirut.

Meski gencatan senjata mulai berlaku pada 17 April, serangan masih terus terjadi. Israel dilaporkan berulang kali menggempur wilayah Lebanon, sementara Hizbullah membalas dengan serangan terhadap pasukan Israel.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.