Akurat Logo

Israel Melanggar Gencatan Senjata Tanpa Henti: Serangan Terbaru Israel Lukai 9 Warga Gaza

Fitra Iskandar | 9 Mei 2026, 07:40 WIB
Israel  Melanggar Gencatan Senjata Tanpa Henti: Serangan Terbaru Israel Lukai 9 Warga Gaza
Ilustrasi serangan udara Israel di Gaza. Foto: Unsplash

AKURAT.CO Sedikitnya sembilan warga Palestina, termasuk seorang anak-anak, mengalami luka-luka setelah serangan udara militer Israel menghantam sebuah rumah di kamp pengungsi Al‑Shati Refugee Camp, wilayah barat Gaza City, Jumat waktu setempat.

Serangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dan dugaan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya disepakati pada tahun lalu.

Menurut sumber medis dan tim pertahanan sipil Gaza, jet tempur Israel menargetkan rumah milik keluarga Al-Adham di kawasan Al-Majadla Street dekat persimpangan Hamid setelah sebelumnya mengeluarkan ancaman dan perintah evakuasi terhadap warga sekitar.

Rumah Hancur, Puluhan Bangunan Rusak

Lembaga Pertahanan Sipil Gaza menyebut serangan tersebut menghancurkan rumah satu lantai milik keluarga Al-Adham dan merusak puluhan rumah serta bangunan di sekitarnya. Kebakaran juga dilaporkan terjadi di sejumlah lokasi akibat ledakan besar dari serangan udara.

Saksi mata mengatakan sebuah drone pengintai Israel awalnya menembakkan rudal ke rumah tersebut, namun tidak meledak. Tidak lama kemudian, jet tempur kembali menyerang dan menghancurkan bangunan secara total.

Akibat kerusakan parah dan ancaman serangan lanjutan, puluhan keluarga di sekitar lokasi disebut berpotensi mengungsi demi keselamatan mereka.

Gaza Minta Intervensi Internasional

Pihak pertahanan sipil Gaza mendesak komunitas internasional, organisasi hak asasi manusia, dan mediator internasional segera turun tangan untuk melindungi warga sipil di Jalur Gaza.

Mereka juga menyerukan penghentian serangan terhadap kawasan permukiman dan fasilitas sipil yang terus terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Konflik berkepanjangan di Gaza Strip terus memicu krisis kemanusiaan besar. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 72.600 warga Palestina dilaporkan tewas sejak Oktober 2023, dengan mayoritas korban merupakan perempuan dan anak-anak. Sementara itu, lebih dari 172.000 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan militer yang terus berlangsung.

Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.