Akurat Logo

Musisi Australia Ditolak Masuk AS Usai Kritik Trump Viral, Tur Amerika Utara Terpaksa Dihentikan

Fitra Iskandar | 12 Mei 2026, 12:56 WIB
Musisi Australia Ditolak Masuk AS Usai Kritik Trump Viral, Tur Amerika Utara Terpaksa Dihentikan

AKURAT.CO Musisi Australia Keli Holiday terpaksa menghentikan tur Amerika Utaranya lebih awal setelah ditolak masuk kembali ke Amerika Serikat oleh petugas perbatasan. Penolakan itu, memicu kontroversi terkait unggahan media sosial yang menyinggung Presiden AS Donald Trump.

Keli Holiday, yang dikenal sebagai salah satu personel duo elektronik Peking Duk, sebelumnya telah tampil di beberapa kota di Amerika Serikat sebelum melakukan perjalanan ke Toronto, Kanada.

Namun saat hendak kembali ke New York untuk jadwal konser pada Jumat lalu, Holiday mengaku ditahan di perbatasan AS-Kanada meski telah memiliki dokumen visa lengkap.

“Saya menghabiskan sepanjang hari ditahan di perbatasan Kanada dan ditolak masuk kembali ke AS meski semua dokumen visa sudah lengkap,” tulis Holiday melalui media sosial.

Musisi yang memiliki nama asli Adam Hyde itu mengatakan dirinya masih berusaha mencari kejelasan mengenai alasan pelarangan masuk tersebut.

Kontroversi semakin meluas setelah pasangan Holiday, podcaster dan presenter televisi Abbie Chatfield, menyampaikan permintaan maaf atas unggahan video lama yang dianggap mengkritik Donald Trump.

Dalam video yang diunggah pada Juli 2025, Chatfield membahas kasus Luigi Mangione, pria Amerika Serikat yang didakwa membunuh CEO UnitedHealthcare, Brian Thompson, pada Desember 2024.

Mangione sendiri dijadwalkan menghadapi persidangan federal dan negara bagian akhir tahun ini atas dugaan pembunuhan tersebut.

Chatfield mengaku video lawasnya kini kembali menjadi sorotan dan diduga berkaitan dengan pelarangan masuk terhadap Holiday.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.