AS Klaim Negosiasi dengan Iran Alami Kemajuan, JD Vance: Kami Siap Serang Kapan Saja

AKURAT.CO Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance memberi pernyataan terbaru terkait negosiasi antara AS dan Iran. Dalam pengarahan di Gedung Putih, Vance mengatakan pembicaraan diplomatik dengan Iran berjalan cukup konstruktif. Namun, ia menegaskan Washington tetap siap melancarkan operasi militer jika upaya diplomasi gagal mencapai kesepakatan.
“Kami siap sepenuhnya. Jika negosiasi gagal, operasi militer bisa kembali dilakukan,” kata Vance.
Meski demikian, Vance menegaskan pemerintah AS tidak menginginkan perang berkepanjangan dengan Iran dan menyebut situasi saat ini masih jauh dari kemungkinan “forever war” atau perang tanpa akhir.
Pernyataan itu muncul sehari setelah Presiden Donald Trump mengungkap dirinya sempat menghentikan rencana serangan militer terhadap Iran atas permintaan Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Langkah tersebut disebut menjadi bagian dari upaya diplomasi negara-negara Teluk untuk mencegah eskalasi konflik lebih luas di kawasan.
Trump Ancam Serangan Baru ke Iran
Di sisi lain, Trump juga mengisyaratkan kemungkinan serangan baru terhadap Iran jika perundingan mengalami kegagalan dalam beberapa hari ke depan.
Trump menyebut dirinya hampir memberikan otorisasi untuk melanjutkan operasi militer terhadap Teheran sebelum akhirnya menunda keputusan tersebut demi memberi ruang negosiasi.
Dalam pembicaraan terbaru, AS menuntut Iran menghentikan program pengayaan nuklir serta mengurangi ketegangan di Strait of Hormuz atau Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak dunia.
Sementara itu, Iran meminta penghentian serangan serta kompensasi atas kerusakan akibat konflik yang terjadi beberapa bulan terakhir.
Meski jalur diplomasi masih terbuka, kedua negara tetap menunjukkan kesiapan militer masing-masing. Kondisi tersebut membuat situasi Timur Tengah masih berada dalam ketidakpastian dan berpotensi kembali memanas sewaktu-waktu.
Sumber: Alarabiya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








