Akurat Logo

Trump Soal Kematian 175 Siswi Iran: Tidak Ada yang Sengaja Menyerang Sekolah

Fitra Iskandar | 18 Juni 2026, 07:28 WIB
Trump Soal Kematian 175 Siswi Iran: Tidak Ada yang Sengaja Menyerang Sekolah
Presiden AS Donald Trump. Foto: Reuters

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya angkat bicara mengenai serangan mematikan yang menghantam sebuah sekolah putri di Kota Minab, Iran, pada Februari lalu dan menewaskan lebih dari 175 siswa serta guru.

Dalam konferensi pers di sela-sela pertemuan Kelompok Tujuh (G7) di Evian-les-Bains, Prancis, Trump menegaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya sejauh ini, tidak ada pihak yang secara sengaja menargetkan sekolah tersebut.

"Itu masih dalam penyelidikan. Tidak ada yang melakukan itu dengan sengaja," kata Trump, Rabu.

Ia menambahkan bahwa kesalahan dapat terjadi dalam situasi perang, namun menolak menyimpulkan adanya unsur kesengajaan dalam tragedi tersebut.

Investigasi Dugaan Keterlibatan Militer AS

Pernyataan Trump muncul setelah laporan Reuters mengungkap bahwa hasil awal investigasi internal militer Amerika Serikat mengindikasikan pasukan AS kemungkinan bertanggung jawab atas serangan yang terjadi pada 28 Februari, hari pertama pecahnya konflik bersenjata antara kedua negara.

Meski demikian, Pentagon hingga kini belum mengonfirmasi hasil awal penyelidikan tersebut.

Kementerian Pertahanan AS diketahui telah meningkatkan status investigasi guna menelusuri secara menyeluruh penyebab insiden yang menjadi salah satu tragedi paling mematikan selama konflik berlangsung.

Lebih dari 175 Anak dan Guru Tewas

Menurut data yang disampaikan otoritas Iran, serangan tersebut menewaskan lebih dari 175 orang yang terdiri dari siswa perempuan dan tenaga pengajar.

Jumlah korban yang sangat besar membuat insiden itu memicu kecaman internasional serta tuntutan agar dilakukan penyelidikan independen.

Pada awalnya, Trump sempat menyalahkan Iran atas serangan tersebut tanpa menyertakan bukti yang jelas. Namun dalam beberapa pekan terakhir, sikapnya berubah.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.