Trump Minta Dana Aset Iran Rp106 Triliun Dipakai Beli Produk Pangan AS

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dana aset Iran yang dibekukan senilai sekitar US$6 miliar atau setara Rp106 triliun seharusnya digunakan untuk membeli produk pangan asal Amerika Serikat jika dicairkan.
Pernyataan itu disampaikan Trump setelah tercapainya kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran yang mencakup pengembalian sebagian aset Iran yang selama ini dibekukan dan disimpan di Qatar.
“Semua uang itu akan kembali dalam bentuk pembelian makanan yang sangat mereka butuhkan. Mereka memiliki 91 juta penduduk dan tidak mampu memberi makan seluruh warganya. Jadi uang yang kami cairkan akan diberikan kepada para petani kami,” kata Trump sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (23/6/2026).
Trump menegaskan Iran harus mematuhi seluruh ketentuan yang tercantum dalam nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani bersama Presiden Iran Masoud Pezeshkian di Paris pekan lalu.
Menurut Trump, Amerika Serikat tidak akan ragu mengambil langkah tegas apabila Iran melanggar kesepakatan tersebut.
“Jika Iran tidak memenuhi kesepakatan mereka, atau jika mereka tidak berperilaku baik, saya akan melakukan apa yang harus saya lakukan,” ujarnya.
Baca Juga: Iran Gelar Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Selama Enam Hari Usai Kesepakatan Damai dengan AS
Kesepakatan sementara AS-Iran tercapai lebih dari tiga bulan setelah konflik bersenjata yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran memicu ketegangan kawasan serta mengguncang pasar energi global.
Namun demikian, pemerintah Iran memberikan penafsiran berbeda terkait penggunaan dana yang dicairkan tersebut. Gubernur Bank Sentral Iran Abdolnaser Hemmati menegaskan Teheran tidak memiliki kewajiban untuk menggunakan dana itu hanya untuk membeli produk pertanian Amerika Serikat.
Menurut Hemmati, aset yang dicairkan dapat digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan lain yang tidak terkena sanksi internasional.
Perbedaan pandangan mengenai penggunaan dana tersebut menunjukkan masih adanya sejumlah isu yang perlu diselesaikan meskipun kedua negara telah mencapai kesepakatan awal.
Baca Juga: Surat Rahasia Khamenei Bocor, Picu Gejolak Politik di Iran
Sementara itu, perkembangan hubungan AS-Iran terus menjadi perhatian dunia mengingat dampaknya terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah dan pasar energi global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









