Dua Anggota DPR AS Dukung Pemangkasan Dana Militer untuk Israel: Netanyahu Seret Amerika ke Konflik Iran!

AKURAT.CO Perdebatan mengenai bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel kembali memanas. Dua anggota DPR dari Partai Demokrat, Greg Casar dan Alexandria Ocasio-Cortez (AOC), menyatakan akan mendukung amandemen yang bertujuan menghentikan pendanaan militer AS untuk Israel.
Pernyataan tersebut disampaikan menjelang pemungutan suara di DPR AS terkait amandemen dalam Rancangan Undang-Undang Anggaran Departemen Luar Negeri Tahun Fiskal 2027.
Greg Casar, anggota DPR dari Texas sekaligus Ketua Congressional Progressive Caucus, menegaskan bahwa dirinya akan memberikan suara mendukung usulan tersebut.
"Sebentar lagi DPR akan memberikan suara atas amandemen untuk menghentikan pendanaan dari pajak rakyat bagi militer Israel. Saya akan memilih setuju," tulis Casar melalui platform media sosial X, Senin (30/6).
Casar melontarkan kritik tajam terhadap pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Menurutnya, pemerintah Israel telah melakukan kejahatan perang di Jalur Gaza sekaligus menyeret Amerika Serikat semakin dalam ke konflik dengan Iran.
"Pemerintah Israel melakukan kejahatan perang di Gaza dan membantu menyeret Amerika ke perang dengan Iran. Warga Amerika seharusnya tidak membiayai lebih banyak senjata untuk Netanyahu," ujar Casar.
Sementara itu, Alexandria Ocasio-Cortez juga mengonfirmasi kepada media Drop Site bahwa dirinya akan memberikan suara mendukung amandemen tersebut.
Amandemen itu diajukan oleh anggota DPR dari Partai Republik, Thomas Massie, sebagai bagian dari pembahasan RUU anggaran Departemen Luar Negeri dan belanja keamanan nasional AS.
Jika disahkan, amandemen tersebut akan menghapus bantuan militer tahunan senilai USD3,3 miliar yang selama ini diterima Israel dari Amerika Serikat.
Dana tersebut merupakan bagian dari nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) berdurasi 10 tahun senilai USD38 miliar yang ditandatangani kedua negara pada 2016 dan dijadwalkan berakhir pada 2028.
Namun, usulan itu tidak menyentuh alokasi sekitar USD500 juta per tahun yang diberikan Washington untuk mendukung sistem pertahanan rudal Israel, termasuk sistem pertahanan udara Iron Dome.
Casar mengakui bahwa redaksi amandemen tersebut kemungkinan juga berdampak pada sekitar USD50 juta dana diplomatik. Meski demikian, ia tetap memilih mendukung usulan tersebut.
"Saya sebenarnya lebih memilih memberikan suara untuk amandemen yang hanya menghapus pendanaan militer. Namun, yang paling penting adalah menghentikan miliaran dolar bantuan militer itu," kata Casar.
Dukungan dari Casar dan Ocasio-Cortez mencerminkan meningkatnya tekanan dari kelompok progresif di Partai Demokrat agar Washington meninjau kembali bantuan militernya kepada Israel, terutama di tengah kritik internasional terhadap operasi militer Israel di Gaza serta meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah setelah konflik dengan Iran.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kementerian ESDM: Tabung CNG 3 Kg Tak Perlu Dibeli, Masyarakat Cukup Tukar Isi Gas
- 2Trump Perintahkan Serangan Balasan, AS Kembali Gempur Iran
- 3Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 Rilis! Ini Jadwal Laga Big Match yang Wajib Tonton
- 4Edwin van Der Sar Harap Timnas Indonesia Bisa Segera Tampil di Piala Dunia
- 5KPK Dikabarkan Gelar OTT di Kuansing, Sejumlah Pejabat Pemkab Diamankan
- 6Masjid Hajjah Yuliana Dibangun di Melbourne, Simbol Bakti kepada Orang Tua dan Gotong Royong Diaspora
- 7Afrika Selatan vs Kanada: Gol Menit Akhir Stephen Eustaquio Bawa Tuan Rumah ke 32 Besar
- 8Israel Resmi Akui Genosida Armenia, Turki Murka Sebut Upaya Tutupi Kejahatan di Gaza
- 9Tiba di Gedung KPK, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Tampil Lebih Kurus
- 10Japto Soerjosoemarno Penuhi Panggilan Ulang KPK Terkait Kasus Gratifikasi Tambang Rita Widyasari







