Akurat Logo

Penumpang Panik, Mesin Pesawat Ryanair Meledak di Udara, Serpihannya Hantam Jendela

Fitra Iskandar | 10 Juli 2026, 16:29 WIB
Penumpang Panik, Mesin Pesawat Ryanair Meledak di Udara, Serpihannya Hantam Jendela
Ilustrasi Ryanair. Foto: Wikipedia

AKURAT.CO Penerbangan Ryanair dari Thessaloniki, Yunani, menuju Munich, Jerman, berubah menjadi momen menegangkan setelah salah satu mesin pesawat mengalami kerusakan serius di tengah penerbangan. Insiden tersebut menyebabkan serpihan mesin menghantam jendela kabin, melukai seorang penumpang, dan memaksa pilot melakukan pendaratan darurat dengan kembali ke bandara asal.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (10/7/2026) ketika pesawat sedang melintasi wilayah udara Makedonia Utara. Awak kokpit mendeteksi gangguan pada salah satu mesin dan memutuskan untuk segera memutar balik pesawat menuju Bandara Internasional Macedonia di Thessaloniki karena kondisi mesin dinilai tidak aman untuk melanjutkan penerbangan.

Suasana di dalam kabin sempat berubah panik saat pecahan mesin menghantam bagian jendela di dekat kursi penumpang. Seorang penumpang dilaporkan mengalami cedera akibat benturan dan efek perubahan tekanan udara yang sempat menarik tubuhnya ke arah jendela.

Beberapa detik kemudian, masker oksigen otomatis keluar dari kompartemen kabin sebagai bagian dari sistem keselamatan pesawat. Kemunculan masker tersebut memicu kepanikan di antara penumpang yang mengira pesawat mengalami kerusakan fatal.

Meski situasi berlangsung dramatis, otoritas penerbangan memastikan struktur utama pesawat tetap dalam kondisi utuh. Tidak ditemukan retakan maupun kebocoran pada badan pesawat sehingga pilot masih dapat mengendalikan pesawat hingga mendarat dengan selamat.

Setelah pilot mengirimkan sinyal darurat, seluruh prosedur penanganan keadaan darurat langsung diberlakukan di Bandara Internasional Macedonia. Petugas pemadam kebakaran, ambulans, kepolisian, serta tim penyelamat telah bersiaga di landasan sebelum pesawat mendarat.

Pesawat akhirnya berhasil mendarat dengan aman dan segera dipindahkan ke area inspeksi khusus untuk menjalani pemeriksaan teknis secara menyeluruh.

Sebagai langkah antisipasi, empat penumpang dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis. Tiga orang telah diperbolehkan pulang setelah dipastikan tidak mengalami cedera serius, sementara satu penumpang masih menjalani observasi lanjutan.

Ryanair kemudian mengoperasikan pesawat pengganti agar sebagian besar penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju Munich sesuai jadwal yang telah disesuaikan.

Sementara itu, otoritas penerbangan telah membuka investigasi guna mengungkap penyebab pasti kerusakan mesin tersebut. Penyelidikan akan berfokus pada kemungkinan adanya kegagalan teknis, kerusakan komponen, maupun faktor lain yang memicu insiden di udara.

Sumber: Euronews

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.