Kasus Pemerkosaan dan Perdagangan Seks: Andrew dan Tristan Tate Ditangkap di AS, Tolak Diekstradisi ke Inggris
AKURAT.CO Andrew dan Tristan Tate menyatakan akan melawan permintaan ekstradisi ke Inggris setelah ditangkap di Amerika Serikat. Kedua influencer media sosial itu menghadapi dakwaan baru di Inggris terkait dugaan pemerkosaan, perdagangan seks, penganiayaan, serta tindak pidana pornografi.
Keduanya hadir di Pengadilan Federal Miami pada Senin (21/7) waktu setempat setelah ditangkap pada akhir pekan lalu. Selama persidangan singkat, Andrew dan Tristan Tate tampil mengenakan seragam tahanan berwarna cokelat dan diborgol.
Hakim Magistrat AS Lauren Louis menjadwalkan sidang lanjutan pada 27 Juli mendatang. Dalam beberapa pekan ke depan, hakim distrik akan memutuskan apakah kedua bersaudara tersebut memenuhi syarat untuk diekstradisi ke Inggris.
Pengacara mereka, Joseph McBride, menegaskan kliennya akan menolak ekstradisi. Menurutnya, Andrew dan Tristan Tate tidak bersalah atas seluruh tuduhan yang dialamatkan kepada mereka.
"Andrew dan Tristan tidak melakukan kesalahan apa pun. Mereka tidak seharusnya diekstradisi untuk kejahatan yang tidak mereka lakukan," kata McBride kepada wartawan usai sidang.
McBride juga mengklaim penangkapan kedua kliennya bermotif politik. Ia menilai waktu penangkapan, yang terjadi setelah Andrew dan Tristan bertemu sejumlah pihak di Washington DC, bukanlah sebuah kebetulan.
Di Inggris, jaksa mengungkapkan dakwaan terbaru muncul setelah penyidik dari Kepolisian Bedfordshire menyerahkan bukti tambahan. Kasus baru tersebut melibatkan empat korban baru dengan dugaan tindak pidana yang terjadi antara 2010 hingga 2017.
Selain tuduhan pemerkosaan dan perdagangan seks, dakwaan juga mencakup penganiayaan serta pelanggaran terkait gambar tidak senonoh anak dan pornografi ekstrem.
Kasus ini menambah daftar persoalan hukum yang telah lama membelit Andrew dan Tristan Tate. Sebelumnya, keduanya juga telah didakwa di Inggris atas kasus pemerkosaan, perdagangan manusia, dan eksploitasi prostitusi yang melibatkan tiga korban lain dalam periode 2012–2015.
Andrew dan Tristan Tate, yang memiliki kewarganegaraan ganda Amerika Serikat dan Inggris, pindah ke Rumania pada 2016. Mereka sempat ditangkap di negara tersebut pada 2022 atas dugaan mengeksploitasi perempuan untuk tujuan seksual. Namun, proses hukum di Rumania belum berlanjut karena berbagai persoalan prosedural dan hukum.
Tahun lalu, keduanya diizinkan meninggalkan Rumania dan pindah ke Florida, Amerika Serikat. Kini, fokus perkara beralih ke pengadilan federal di Miami yang akan menentukan apakah Andrew dan Tristan Tate akan dikirim ke Inggris untuk menghadapi seluruh dakwaan yang diajukan terhadap mereka.
Sumber: Indiatoday
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








