Pria Bersenjata Ditangkap Jelang Kunjungan Donald Trump ke Lapangan Golf, Polisi Temukan Senjata dan Catatan Mencurigakan

AKURAT.CO Aparat keamanan Amerika Serikat menangkap seorang pria yang diduga memantau dan merekam pengamanan di sebuah lapangan golf yang dijadwalkan akan dikunjungi Presiden Donald Trump. Dari tangan pelaku, polisi menyita pistol berisi peluru, amunisi, serta sejumlah senjata lain yang ditemukan saat penggeledahan rumahnya.
Insiden tersebut terjadi pada Minggu (4/8) di lapangan golf milik Donald Trump di kawasan luar Los Angeles, California.
Menurut keterangan kepolisian, pria tersebut terlihat berkeliling area lapangan golf sambil mengambil foto dan merekam pengaturan keamanan yang sedang dipersiapkan menjelang kunjungan Presiden Trump beberapa hari kemudian.
Polisi Temukan Pistol, Amunisi, dan Rompi Antipeluru
Petugas segera mengamankan pria tersebut setelah aktivitasnya dianggap mencurigakan.
Saat dilakukan penangkapan, polisi menemukan amunisi di saku pelaku. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap kendaraannya mengungkap adanya sepucuk pistol yang telah terisi peluru.
Penggeledahan kemudian diperluas ke kediaman pelaku. Di lokasi tersebut, aparat menemukan beberapa senjata api, rompi antipeluru, serta buku catatan yang berisi tulisan-tulisan yang oleh penyidik disebut sebagai "pernyataan yang mengganggu."
Hingga kini, pihak kepolisian belum mengungkap identitas pelaku maupun kemungkinan motif di balik tindakannya.
Pengamanan Trump Kembali Jadi Sorotan
Kasus ini kembali memunculkan perhatian terhadap pengamanan Presiden Donald Trump, terutama saat menghadiri kegiatan di luar Gedung Putih.
Insiden tersebut mengingatkan pada upaya penembakan terhadap Trump ketika masih menjadi calon presiden pada September 2024.
Saat itu, seorang pria berusia 58 tahun berusaha menyerang Trump di sebuah lapangan golf di Florida sebelum berhasil diamankan aparat.
Pelaku kemudian diadili dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Otoritas Amerika Serikat masih menyelidiki apakah pria yang ditangkap di California memiliki rencana menyerang Presiden Trump atau hanya melakukan pengintaian terhadap sistem pengamanan.
Aparat juga tengah memeriksa barang bukti yang ditemukan, termasuk senjata api dan isi catatan milik pelaku, untuk mengetahui kemungkinan adanya ancaman terhadap keselamatan presiden.
Sementara itu, pengamanan menjelang agenda kunjungan Donald Trump dipastikan akan diperketat guna mengantisipasi potensi ancaman keamanan.
Sumber: SH
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 7Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








