Akurat Logo

Drone Serang Gardu Listrik di Libya, Zawiya Terancam Krisis Listrik dan Pemadaman

Fitra Iskandar | 12 Agustus 2026, 14:41 WIB
Drone Serang Gardu Listrik di Libya, Zawiya Terancam Krisis Listrik dan Pemadaman
Drone Serang Gardu Listrik di Libya, Zawiya Terancam Krisis Listrik dan Pemadaman - AA

AKURAT.CO Sebuah drone menyerang gardu listrik di Kota Zawiya, Libya bagian barat, pada Rabu pagi, 12 Agustus 2026. Serangan tersebut memicu kebakaran besar dan menyebabkan fasilitas listrik strategis itu berhenti beroperasi.

Media lokal Libya melaporkan, rekaman yang beredar memperlihatkan kobaran api membubung dari fasilitas pembangkit setelah serangan drone terjadi.

Gardu yang menjadi sasaran adalah South Zawiya Transformation Station, salah satu fasilitas penting dalam sistem kelistrikan wilayah tersebut. Perusahaan Listrik Umum Libya mengatakan gardu itu terbakar hingga rusak total dan terpaksa dikeluarkan dari sistem, sehingga pasokan listrik ke wilayah yang luas ikut terganggu.

Serangan terbaru ini menambah rangkaian aksi drone yang menyasar infrastruktur vital di Zawiya, kota yang terletak sekitar 40 kilometer sebelah barat Tripoli.

Serangan Ganggu Infrastruktur Listrik Libya

Perusahaan Listrik Umum Libya mengatakan situasi keamanan yang memburuk di Zawiya telah memberikan dampak langsung terhadap infrastruktur kelistrikan.

Selain gardu listrik, sejumlah jaringan transmisi dan perangkat jaringan listrik juga mengalami kerusakan. Kondisi tersebut turut menghambat pekerjaan pemeliharaan di Pembangkit Listrik Zawiya yang memiliki kapasitas sekitar 1.300 megawatt.

Tim teknis dari perusahaan Amerika Serikat yang bekerja di pembangkit tersebut bahkan telah ditarik sejak Juni karena pertimbangan keamanan.

Penarikan tim teknis menyebabkan pekerjaan pemeliharaan utama tertunda. Akibatnya, lebih dari 700 megawatt kapasitas pembangkit belum dapat disalurkan ke jaringan listrik nasional.

Perusahaan mengatakan seluruh pekerjaan di pembangkit kini dihentikan sementara. Para pekerja juga telah dievakuasi hingga kondisi keamanan memungkinkan pekerjaan kembali dilakukan.

Pihak perusahaan memperingatkan bahwa serangan berkelanjutan terhadap fasilitas listrik dapat mengancam stabilitas jaringan listrik nasional Libya.

Jika serangan terus terjadi, gangguan pasokan listrik dapat meluas dan berpotensi menyebabkan pemadaman sebagian hingga pemadaman listrik secara umum.

Hingga laporan ini dibuat, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan drone tersebut.

Kilang Minyak Zawiya Juga Berulang Kali Diserang Drone

Serangan terhadap gardu listrik terjadi ketika infrastruktur energi Zawiya tengah menjadi sasaran serangkaian serangan drone.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.