Akurat Logo

Ketegangan Israel-Iran Mereda, IDF Tetap Siaga Hadapi Skenario Perang Baru

Fitra Iskandar | 21 Agustus 2026, 15:12 WIB
Ketegangan Israel-Iran Mereda, IDF Tetap Siaga Hadapi Skenario Perang Baru
Benjamin Netanyahu - Donald Trump - JPost

AKURAT.CO Peluang meluasnya konfrontasi militer antara Israel dan Iran dalam waktu dekat dinilai semakin kecil setelah serangkaian pembahasan antara pejabat keamanan Israel dan pejabat senior Amerika Serikat.

Meski demikian, sumber keamanan pada Jumat (21/8) menegaskan bahwa Israel Defense Forces (IDF) tetap bersiap menghadapi skenario terburuk, termasuk kemungkinan dimulainya kembali serangan terhadap Iran.

Menurut para pejabat tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memilih memperketat tekanan terhadap Iran melalui paket sanksi ekonomi baru sebagai strategi untuk menunda eskalasi militer setidaknya hingga pemilu sela (midterm elections) di AS.

IDF Tingkatkan Kesiapan di Semua Lini

Sebagai antisipasi, IDF meningkatkan kesiapan operasional di berbagai sektor, mulai dari intelijen, pengadaan persenjataan, produksi rudal pencegat, pengembangan daftar target strategis, hingga kesiapan Angkatan Udara untuk operasi pertahanan maupun serangan.

Langkah tersebut dilakukan meskipun para pejabat menilai kemungkinan perang dalam waktu dekat telah menurun.

Namun, mereka mengingatkan bahwa efektivitas strategi Washington masih bergantung pada kemampuan AS menekan negara-negara yang tetap mendukung Iran melalui perdagangan minyak, transaksi perbankan, pengiriman dana, hingga pasokan bahan baku.

Seorang sumber keamanan mengatakan sanksi tidak akan memberikan hasil maksimal tanpa penegakan yang jauh lebih agresif.

Israel Khawatir Anggaran Perang Belum Siap

Di sisi lain, lembaga pertahanan Israel mengkhawatirkan keterlambatan persetujuan anggaran dapat menghambat persiapan menghadapi perang berintensitas tinggi.

Pejabat pertahanan menyebut pemerintah perlu segera mengesahkan perubahan batas defisit anggaran agar proses pengadaan amunisi, pembelian pesawat tempur baru, dan sistem senjata canggih dapat dipercepat.

Pembahasan lanjutan antara IDF, Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Keuangan dijadwalkan berlangsung pada awal pekan depan untuk mempercepat proses tersebut.

Seorang pejabat keamanan menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai langkah strategis terhadap Iran berada di tangan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.