Netanyahu Tegaskan Perang AS-Israel vs Iran Tak Akan Tanpa Akhir, Klaim Bisa Buka Jalan Perdamaian

AKURAT.CO Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa perang yang tengah berlangsung antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran tidak akan berlangsung tanpa batas waktu.
Dalam wawancara dengan Fox News pada Senin waktu setempat, Netanyahu menyatakan konflik tersebut bukanlah perang tanpa akhir. “Ini bukan perang tanpa akhir,” ujarnya.
Menurut Netanyahu, runtuhnya rezim Iran saat ini akan membuka peluang terciptanya lebih banyak perjanjian damai antara Israel dan negara-negara Muslim di kawasan Timur Tengah. Ia menilai perubahan pemerintahan di Teheran dapat membawa arah baru bagi Iran.
“Kami ingin menciptakan kondisi agar rakyat Iran dapat menentukan nasibnya sendiri dan membentuk pemerintahan yang dipilih secara demokratis, yang akan menjadikan Iran berbeda sama sekali,” kata Netanyahu.
Ia juga menyebut Arab Saudi sebagai salah satu negara yang dinilai akan mendapat manfaat besar jika rezim Iran saat ini runtuh. Netanyahu meyakini situasi tersebut dapat menjadi gerbang menuju perdamaian yang lebih luas di kawasan.
Netanyahu turut menyinggung kerja samanya dengan Presiden AS Donald Trump. Ia mengatakan kolaborasi keduanya sebelumnya telah menghasilkan empat terobosan perdamaian melalui Abraham Accords, yakni kesepakatan damai antara Israel dan empat negara Arab.
“Dengan bekerja sama melawan Iran, kami yakin dapat menghadirkan lebih banyak lagi perjanjian damai. Ini adalah pintu gerbang menuju perdamaian, bukan perang tanpa akhir,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









