Putin Pertahankan Dominasi, Partai United Russia Raih Mayoritas di Pemilu Parlemen Rusia 2026
AKURAT.CO Partai United Russia yang dipimpin Presiden Vladimir Putin dipastikan mempertahankan dominasinya di parlemen setelah meraih mayoritas suara dalam pemilu parlemen Rusia 2026. Pemilu ini merupakan pemilihan legislatif pertama sejak invasi penuh Rusia ke Ukraina dimulai pada 2022.
Berdasarkan data awal Komisi Pemilihan Umum Rusia, United Russia memperoleh sekitar 58 persen suara untuk 225 kursi parlemen yang dipilih melalui sistem daftar partai. Sementara itu, 225 kursi lainnya diperebutkan melalui daerah pemilihan tunggal, di mana kandidat-kandidat United Russia juga unggul di sebagian besar wilayah.
Proses pemungutan suara berlangsung selama tiga hari dan ditutup pada Minggu malam waktu setempat.
Uni Eropa Kritik Pemilu Rusia 2026
Hasil pemilu tersebut langsung menuai kritik dari Uni Eropa. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, menyebut pemilu Rusia sebagai kemunduran serius bagi demokrasi dan menilai hasilnya telah dapat diprediksi sejak awal.
Kallas juga mengungkapkan bahwa dirinya mengusulkan langkah-langkah sanksi terhadap pihak-pihak yang memfasilitasi penyelenggaraan pemilu di wilayah Ukraina yang diduduki Rusia.
Pemungutan suara turut digelar di Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson, empat wilayah Ukraina yang diklaim Rusia setelah invasi 2022. Sejumlah laporan menyebut sebagian warga di wilayah tersebut mengalami tekanan untuk ikut memberikan suara.
Isu Perang Ukraina Bayangi Pemungutan Suara
Perang Ukraina menjadi tema dominan sepanjang kampanye pemilu parlemen Rusia 2026. Berbagai kelompok oposisi menghadapi pembatasan ketat, sementara ruang bagi kritik terhadap pemerintah semakin menyempit.
Partai Yabloko, yang dikenal sebagai satu-satunya partai nasional Rusia yang secara terbuka menolak perang, dilarang mengajukan daftar kandidat nasional untuk pemilihan Duma Negara.
Ketua Yabloko, Nikolai Rybakov, menilai partainya berpotensi menjadi kekuatan politik terbesar kedua apabila kompetisi berlangsung secara adil.
“Otoritas tidak memiliki cara lain selain menyingkirkan partai kami dari pemilu,” kata Rybakov usai pengumuman hasil awal.
Kremlin Sebut Rakyat Tetap Percaya pada Partai Putin
Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia sekaligus mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev, menyambut kemenangan United Russia sebagai bukti kepercayaan publik terhadap pemerintahan Putin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







