Akurat Logo

Pangkalan Militer Kanada Alami Kebakaran Hebat, 4 Tentara yang Sedang Latihan Tempur Tewas

Fitra Iskandar | 19 Oktober 2026, 11:10 WIB
Pangkalan Militer Kanada Alami Kebakaran Hebat, 4 Tentara yang Sedang Latihan Tempur Tewas
Kebakaran di pangkalan militer Kanada tewaskan 4 prajurit. - Thairath

 AKURAT.CO Kebakaran hebat di pangkalan militer Kanada, CFB Wainwright, Alberta, menewaskan empat tentara dan menyebabkan 39 orang terluka. Dari puluhan korban luka tersebut, 19 orang dilaporkan dalam kondisi kritis.

Insiden kebakaran di pangkalan militer Kanada itu terjadi ketika sekitar 84 personel dari Kompi Charlie, Batalion ke-3 Princess Patricia’s Canadian Light Infantry, mengikuti latihan tempur intensif. Para tentara dibagi ke dua lokasi, yakni lapangan latihan granat dan area simulasi serangan terhadap posisi musuh. Api kemudian menerjang area latihan yang digunakan untuk simulasi serangan.

Mayor Jenderal Wade Rutland mengatakan, pihak militer sebenarnya telah mengetahui keberadaan api selama beberapa jam. Namun, petugas menilai kebakaran masih cukup terkendali sehingga latihan dapat dilanjutkan. Situasi berubah drastis ketika arah angin bergeser dan mendorong api menuju para tentara.

“Api berada satu kilometer jauhnya ketika angin berubah arah. Tidak normal bagi api untuk bergerak sejauh satu kilometer dalam 36 detik,” kata Rutland dalam konferensi pers di Edmonton, Minggu.

Menurut Rutland, seorang komandan di lokasi melaporkan bahwa para tentara awalnya tidak melihat api, tetapi dalam waktu kurang dari satu menit mereka sudah dikepung kobaran api.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyebut kejadian tersebut sebagai salah satu tragedi masa damai terburuk yang menimpa militer Kanada di wilayah negaranya sendiri. Ia juga memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di gedung-gedung federal di seluruh Kanada sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.

Carney mengatakan keluarga keempat tentara yang meninggal telah diberi tahu mengenai kejadian tersebut. Para korban terdampak berasal dari personel militer reguler, pasukan cadangan, serta tentara yang bertugas di berbagai pangkalan militer di Kanada.

Perdana Menteri juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan seluruh personel militer yang terdampak tragedi tersebut.

Sumber: NDTV

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.