Garudafood Perkuat Distribusi Nasional Lewat Digitalisasi dan Inovasi Ramah Lingkungan

AKURAT.CO Garudafood melalui anak usahanya di bidang distribusi, PT Sinarniaga Sejahtera (SNS), menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem distribusi nasional melalui integrasi teknologi digital dan praktik bisnis berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Direktur Garudafood sekaligus Managing Director SNS, Ruli Tobing, dalam kuliah umum bertajuk “TRANS7 Mengajar: Creativity and Leadership” di Universitas Diponegoro, Semarang.
Kegiatan yang berlangsung di UNDIP Conference Hall ini dibuka oleh Rektor UNDIP, Suharnomo, dan dihadiri ratusan mahasiswa lintas fakultas.
Selain itu, hadir pula narasumber dari TRANS7, Antonius Refijanto, yang membahas kepemimpinan dari perspektif industri kreatif.
Dalam paparannya, Ruli menekankan bahwa keberhasilan Garudafood bertahan lebih dari 35 tahun tidak lepas dari kekuatan jaringan distribusi SNS yang luas dan menjangkau hingga pelosok Indonesia.
Saat ini, SNS melayani lebih dari 350.000 outlet di berbagai kanal distribusi, mulai dari pasar tradisional, modern trade, hingga food service dan kemitraan.
Di sektor digital, SNS juga mengelola penjualan melalui marketplace serta mengembangkan platform distribusi BarangKulakan.
“Kekuatan kami bukan hanya pada luasnya jangkauan, tetapi juga kedalaman penetrasi ke pasar, dari minimarket di kota hingga warung di pelosok desa,” ujar Ruli, Kamis (16/4/2026).
Baca Juga: Tahapan Sudah Dekat, Golkar Dorong Pembahasan RUU Pemilu Segera Dimulai
Untuk menjawab tantangan distribusi modern, SNS mengembangkan dua inovasi digital utama, yakni aplikasi Sales Assistant Mobile (SAM) untuk mendukung kinerja tenaga penjual secara real-time, serta platform BarangKulakan yang memungkinkan pemesanan mandiri dengan berbagai metode pembayaran, termasuk QRIS dan COD.
Menurut Ruli, digitalisasi menjadi kunci untuk memastikan seluruh mitra usaha, baik skala besar maupun kecil, mendapatkan akses layanan yang setara.
“Digitalisasi bukan sekadar efisiensi, tetapi cara kami memastikan setiap mitra bisa mengakses produk kapan saja,” jelasnya.
Selain transformasi digital, SNS juga mulai mengadopsi kendaraan listrik (EV) sebagai bagian dari upaya menekan jejak karbon.
Hasil uji coba menunjukkan efisiensi konsumsi bahan bakar hingga 46 persen dan penurunan emisi karbon sebesar 56 persen dibanding armada konvensional.
Capaian ini menjadi dasar bagi perusahaan untuk memperluas penggunaan kendaraan listrik secara bertahap, seiring evaluasi berkelanjutan terhadap dampak lingkungan dan efisiensi operasional.
Kuliah umum ini merupakan bagian dari program “Sahabat Inspirasiku Garudafood” yang bertujuan menjembatani dunia akademik dan industri.
Baca Juga: Seo Ji Hye Spill Karakter Ham Myo Jin di Drama Baru “Reverse”
Sepanjang 2025, program ini telah menjangkau 20 perguruan tinggi melalui 29 kegiatan dengan lebih dari 5.400 peserta.
Melalui inisiatif tersebut, Garudafood berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda yang siap menghadapi dunia kerja sekaligus menjadi pemimpin masa depan di tengah dinamika industri yang terus berkembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







