Setelah Peluncuran iPhone 15, Apple Menghadirkan Kabel USB-C Baru, Bisa Untuk CarPlay

AKURAT.CO - Setelah peluncuran iPhone 15, Apple mengumumkan penambahan produk baru yang menarik perhatian pengguna, yakni memperkenalkan kabel USB-A ke USB-C.
Port USB-C memang bukan hal baru bagi Apple karena terdapat di banyak perangkat seperti MacBook, iPad dan remote Apple TV. Namun, kali ini Apple merilis kabel USB-A ke USB-C yang kompatibel dengan perangkat Mac, iPad dan iPhone yang mendukung USB-C.
Kabel yang diberi nama kabel Belkin BOOST Charge Pro Flex USB-A ke USB-C Cable ini memiliki panjang 1 meter dan hadir dalam desain putih dengan aksen emas. Selain itu, kabel ini dilengkapi dengan sistem manajemen kabel magnetik yang praktis. Harganya cukup terjangkau, yakni $19,95 atau sekitar Rp 317.291.
"Kabel USB-C ke USB-A ini bersertifikat USB-IF dan kompatibel dengan Mac, iPad, atau iPhone Anda yang mendukung USB-C," dalam keterangan halaman produk, dikutip Akurat.co dari 9to5mac.com, Selasa (24/10/2023).
Baca Juga: Apple Siapkan Pembaruan Untuk 3 Varian iPad dan Apple Pencil
Salah satu kegunaan utama kabel ini adalah untuk CarPlay, karena USB-C semakin umum di mobil-mobil baru. Sebelumnya, Apple hanya menawarkan adaptor Lightning ke USB-C, tetapi sekarang pengguna memiliki opsi kabel yang lebih ekonomis.
Namun, perlu diingat bahwa kabel ini masih dalam status pra-pemesanan dan diperkirakan akan dikirimkan mulai tanggal 3 November. Sejauh ini, stoknya juga terbatas di Apple Store.
Untuk pengguna yang mencari alternatif lebih ekonomis, terdapat banyak pilihan kabel dengan spesifikasi serupa dari produsen lain dengan harga yang lebih terjangkau. Jadi, apakah kabel ini direkomendasikan? Tergantung pada kebutuhan Anda dan kesediaan stok di toko Apple terdekat.
Dalam semua hal, ini adalah langkah pertama Apple dalam menjual kabel USB-A ke USB-C yang bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna iPhone 15 dan perangkat Apple lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





