Akurat
Pemprov Sumsel

Dihadapan Peserta Kompetisi MLBB, Alam Ganjar Sampaikan Pengalamannya Membangun Manajemen Esports

Arief Rachman | 2 Desember 2023, 21:40 WIB
Dihadapan Peserta Kompetisi MLBB, Alam Ganjar Sampaikan Pengalamannya Membangun Manajemen Esports

AKURAT.CO CEO atau Founder Pigmy E-Sports sekaligus Ketua Harian di Indonesia E-Sports Association (IESPA) dan ESI Jawa Tengah, Muhammad Zinedine Alam Ganjar, terlihat tengah mengunjungi MLBB Tournament yang diselenggarakan oleh Komunitas Avatar ESports di Rumah Lamdoek, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (2/11/2023).

Alam pun diundang untuk membuka acara tersebut bersama Ketua Komunitas Avatar Udin Malik. Dalam kesempatannya tersebut Alam bercerita mengenai pengalamannya saat pertama kali mengenal industri Esports.

"Awalnya tuh saya bermain esports tahun 2020 bersama sepupu saya yang berada di Russia, akhirnya ngobrol dan diminta untuk download PUBG, sejak saat itu kita komunikasi dan bermain selama 12 sampai 14 jam sehari. Dari situ sering ikut turnamen dan mewakili jurusan tapi gabisa tembus pro player," kata putra tunggal pasangan Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh.

Ditanya mengenai pengalaman pertamanya membentuk Tim Pigmy, Alam mengaku kesempatan tersebut didapatkannya saat menerima ajakan untuk mengelola tim dalam mengikuti beberapa kejuaraan.

Baca Juga: Kalahkan Prancis Lewat Drama Adu Penalti di Stadion Manahan, Jerman Juara Piala Dunia U-17

"Kebetulan banget saat itu senior di kampus jadi Ketua IESPA Jateng dan kita ikut fornas di Sumsel, kita satu tim dan dapet medali perunggu," kata Alam.

Sejak saat itu, Alam melihat bahwa ada peluang untuk membuat sebuah manajemen Esport yang dikelolanya bersama teman-teman. "E-Sports ini menjadi peluang besar apabila memiliki kemmpuan dalam memanajemen tim dengan baik," ujar Alam.

Berbagai prestasi telah ditorehkan oleh Tim Pigmy Esport, diantaranya Top 10 PMPL 2023, juara pertama Central E-Sport Java di Singapura dan prestasi lainnya yang sudah ditorehkan. Bahkan dua pemain Pigmy berhasil mewakili Indonesia di Sea Games dan Asian Games.

Ditanya soal bagaimana dirinya mengelola Pigmy, Alam mengaku memiliki fasilitas dan sumber daya yang cukup untik mengelola dan mencari bakat terbaik.

"Kami sediakan fasilitas dan bentuk komunitasnya, kalau di Pigmy kita punya talent scouter yang bertugas untuk mencari pemain potensial, apabila nantinya memenuhi standar akan bergabung dengan Pigmy," ujar Alam.

Baca Juga: Sambut Awal Tahun, Cek Musisi Internasional yang Akan Konser di Jakarta Tahun 2024!

Dengan kondisi Pigmy saat ini, dirinya yakin industri Esport akan semakin berkembang dan Pigmy Tim akan terus konsisten hadir dalam memberdayakan lebih banyak sdm di dalamnya.

"Kalau ruang lingkupnya Esport itu, butuh pengelolaan operasional seperti desainer, talent, konten kreator, tim produksi dan sumber daya manusia yang bisa urus finance dan manajemen ini sebuah ekosistem yang bisa menyerap banyak lapangan pekerjaan," jelas Alam.

Disinggung soal keberlangsungan para atlet di Tim Pigmy, Alam pun menghimbau kepada para atlet agar memiliki pengelolaan keuangan dan investasi yang baik.

Di sisi lain, Pigmy memiliki rasa tanggung jawab atas keberlangsungan hidup dari para atletnya. Untuk itu, dirinya mengupayakan keberlangsungan para atletnya apabila melalui sejumlah program yang dimiliki oleh Tim Pigmy.

"Pertama, carir supporting program, kami ajak kolaborasi dengan menjadi mitra dalam mengelola para sponsor. Kedua, masuk ke ranah manajemen, entah jadi manajer atau keahliah khusus lainnya. Ketiga, jadi konten kreator karena kedepan akan ada lini bisnis baru sebagai talent manajemen," pungkas Alam.

Seusai berbincang bersama Udin, Alam pun turun langsung untuk mengikuti rangkaian uji coba bersama peserta dalam kegiatan tersebut. Setelah itu, dirinya berbaur dan berbincang bersama para atlet yang tergabung dalam Komunitas Avatar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.