Akurat
Pemprov Sumsel

Mengenal Demensia Frontotemporal, Penyakit Yang Dialami Aktor Bruce Willis

Eko Krisyanto | 27 September 2023, 18:49 WIB
Mengenal Demensia Frontotemporal, Penyakit Yang Dialami Aktor Bruce Willis

AKURAT.CO Bruce Willis merupakan aktor senior Amerika yang berkelahiran di Jerman. Ia telah memulai karirnya sejak tahun 1970-an. Bagi para pecinta film, pastinya udah tidak asing lagi dengan aktor ini.

Setelah bertahun-tahun terjun di dunia akting, Bruce Willis memutuskan untuk pensiun pada tahun 2022 lalu.
 
Penyebab pasti ia hengkang karena penyakit yang dialaminya yaitu demensia frontotemporal.
Kabar tersebut cukup mengejutkan penggemar setianya.
 
 
Lalu, apa sih sebenarnya Demensia Frontotemporal?
 
Menurut beberapa sumber, Rabu (27/9/2023), Demensia Frontotemporal (FTD) merupakan gangguan penyakit yang mempengaruhi otak bagian depan dan samping.
 
Area tersebut menimbulkan bermacam gejala pada kepribadian, perilaku dan bahasa seseorang.
 
Para pengidap Demensia Frontotemporal memiliki berbagai tanda-tanda sesuai dengan bagian otak yang terpengaruh. Penyakit ini umum terjadi pada usia antara 40-65 tahun.
 
Demensia Frontotemporal hampir mirip dengan masalah kejiwaan, karena otak pengidap akan mengalami penurunan.
 
Seiring jalannya waktu, penyakit ini akan semakin memburuk.
 
Bruce Willis Mengidap Demensia Frontotemporal
Pengumuman Bruce Willis berhenti dari dunia akting disampaikan oleh keluarganya melalui akun Instagram pribadi pada tahun 2022.
 
Diketahui bahwa penyebabnya karena ia terkena gangguan afasia.
 
Kemudian, Bruce Willis didiagnosa penyakit serius yaitu Demensia Frontotemporal. Salah satu penyakit langka yang jarang terjadi pada lansia.
 
Namun di usia Bruce Willis ke 68 tahun, ia harus menerima kenyataan pahit mengenai penyakitnya.
 
Kondisi ini membuat Bruce Willis mengalami kesulitan dalam berkomunikasi.
 
Gejala-gejala Demensia Frontotemporal
Beberapa gejala yang muncul dari pengidap Demensia Frontotemporal sulit ditebak.
 
Namun,terdapat gejala yang umum terjadi sebagai berikut:

1. Perubahan perilaku
 
Gejala ini bisa dideteksi dengan melihat tanda-tanda, seperti:
- Tindakan asosial
- Kehilangan rasa empati dan minat
- Perilaku kompulsif
- Cenderung tidak peduli dengan kebersihan diri
- Perubahaan kebiasaan makan
- Selalu ingin makan apa pun ke dalam mulut
 
2. Masalah dalam berbicara
 
Selanjutnya adalah gejala penurunan kemampuan berbicara atau afasia.
 
Pengidap akan mengalami kesulitan mengucapkan kata-kata. 
 
Kondisi ini dialami oleh Bruce Willis sebelum akhirnya terkena Demensia Frontotemporal. 
 
Masalah-masalah yang umum terjadi, yaitu:
- Kesulitan dalam memahami bahasa dan menyebutkan nama tertentu
- Memiliki keraguan dalam pengucapan
- Tata kalimat yang aneh
 
3. Gangguan motorik
 
Para pengidap Demensia Frototemporal biasanya menimbulkan gejala yang hampir mirip dengan penyakit Parkison.
 
Seperti anggota tubuh menjadi bergetar, kaku, kejang, sulit menelan, kelemahan otot dan kesulitan berjalan. Demikian penjelasan mengenai Demensia Frototemporal yang dialami aktor Bruce Willis.[]

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.