Mengenal Gangguan Kepribadian Skizoid, Apakah Jadi Pengaruh Terhadap Kesehatan Mental?

AKURAT.CO Gangguan Kepribadian Skizoid sangat kompleks dan sering disalahpahami. Istilah skizoid digunakan dalam bahasa sehari-hari dan sering kali secara bercanda memiliki arti seperti “berpikir dua kali tentang sesuatu” atau “tampak memiliki lebih dari satu kepribadian.”
Namun dalam psikiatri, istilah ini merupakan kependekan dari suatu kondisi yang dikenal sebagai “gangguan kepribadian skizoid”.
Gejala Gangguan Kepribadian Skizoid
Orang dengan gangguan kepribadian skizoid biasanya lebih suka menyendiri dan tertarik pada hiburan dan hobi menyendiri, seperti mengoleksi atau bermain komputer, yang tidak memerlukan interaksi dengan orang lain.
Karena mereka sering tidak peduli dengan apa yang orang lain pikirkan tentang mereka (baik atau buruk), orang dengan gangguan kepribadian skizoid mungkin terlihat egois. Karena mereka tidak tertarik untuk menjalin hubungan, mereka mungkin tampak tidak terikat dan menyendiri, atau hanya sangat pendiam dan teliti.
Namun, mereka biasanya mandiri, dan jika mereka berada dalam pekerjaan yang hanya memerlukan sedikit kontak sosial, atau pekerjaan yang hubungannya hanya sebatas pekerjaan, mereka bisa cukup sukses. Penting juga untuk dicatat bahwa orang dengan gangguan kepribadian skizoid tidak melakukan kekerasan. Karena salah satu ciri gangguan ini adalah kurangnya ekspresi emosi, sulit membuat seseorang dengan gangguan kepribadian skizoid marah.
Baca Juga: 5 Tanda Seorang ESTP Dengan Tipe Kepribadian Pengusaha, Kamu Salah Satunya?
Ketika Kepribadian Skizoid Menjadi Gangguan
Gaya kepribadian menjadi suatu kelainan hanya jika gaya tersebut mengganggu kemampuan seseorang untuk mencapai tujuan, atau menjalani hidup sesuai keinginannya. Misalnya, seorang ahli matematika dengan kepribadian skizoid mungkin merasa nyaman menghitung dalam kesendirian.
Namun, jika gaya kepribadian tersebut menyulitkan mereka untuk mengajar, bertugas di komite, atau melakukan pekerjaan lain yang diperlukan agar berhasil dalam pekerjaannya, maka hal tersebut menjadi kelainan yang memerlukan pengobatan.
Penyebab Gangguan Kepribadian Skizoid
Penyebab gangguan kepribadian skizoid sering kali disebabkan oleh trauma masa kecil, baik fisik maupun emosional. Apa pun yang terjadi, hal ini menyebabkan anak tidak mempercayai orang dewasa yang seharusnya merawatnya. Hal ini dapat menimbulkan perasaan bahwa hubungan emosional tidak aman.
Baca Juga: Rekomendasi Parfum Berdasarkan 16 Tipe Kepribadian, Kamu Yang Mana?
Namun, kelainan ini sedikit lebih sering terjadi pada orang yang memiliki anggota keluarga dengan skizofrenia, yang menunjukkan bahwa kecenderungan tipe kepribadian ini kemungkinan besar bersifat turun-temurun.
Skizofrenia dan gangguan kepribadian skizoid adalah kondisi yang berbeda. Namun, mereka memiliki gejala serupa. Jadi, jika ingin menggunakan kata skizoid, ketahuilah bahwa yang dimaksud adalah seseorang dengan tipe kepribadian yang mungkin merupakan kelainan atau bukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








