Seunghan RIIZE Hiatus Karena Mengalami Tekanan Mental, Bagaimana Gejala Dan Cara Mengatasinya?

AKURAT.CO SM Entertainment mengumumkan Seunghan RIIZE hiatus dari aktivitas grup hingga waktu yang tak ditentukan. Idol bernama lengkap Hong Sung-han itu rehat sejenak karena mengalami tekanan mental.
Akibatnya, Seunghan mengajukan niat untuk rehat dari aktivitas bersama RIIZE. Keinginan itu kemudian disepakati SM Entertainment selaku agensi yang menaungi Seunghan RIIZE.
Tekanan mental dapat disebabkan oleh berbagai hal yang membuat gugup, marah, dan frustasi berat, misalnya setelah perceraian, meninggalnya keluarga atau teman dekat, mendapat pemutusan hubungan kerja, atau sering mengalami perundungan.
Gejala Tekanan Mental
Gejala yang dirasakan setiap orang saat mengalami tekanan mental bisa berbeda-beda. Namun, penderita tekanan mental umumnya akan mengalami beberapa gejala berikut ini:
Baca Juga: RIIZE Umumkan Nama Fanclub, Dari SUNZ Jadi BRIIZE
- Cemas, khawatir, atau gugup berlebihan
- Perhatian mudah teralihkan atau sulit berkonsentrasi
- Mudah marah dan frustasi
- Menghindar atau tidak mau bertemu orang lain
- Sering absen dari pekerjaan atau sekolah
- Tidak merawat diri dengan baik, misalnya menjadi jarang mandi atau berganti pakaian
- Jarang atau tidak mau keluar rumah
- Hasrat seks atau libido berkurang
Pada beberapa kasus, orang yang mengalami tekanan batin juga merasakan gejala berupa sakit kepala, tubuh terasa tidak berenergi, nyeri dada, dan gangguan tidur.
Seunghan RIIZE beberapa waktu lalu menjadi sorotan publik setelah dituduh tidak menghormati Eunchae LE SSERAFILM dalam siaran langsung pribadi.
Beberapa waktu setelah itu, ia kembali diterpa rumor miring ketika muncul video yang diduga Seunghan sedang merokok. Isu miring lain lagi-lagi menerpa Seunghan ketika beredar pesan teks kontroversial yang diduga dikirim oleh sang idol.
Baca Juga: Ambil Jalur Hukum, SM Entertainment Turun Tangan Usai Foto Pribadi Seunghan RIIZE Tersebar
Konten itu kemudian diunggah ulang beberapa kali untuk menimbulkan kesalahpahaman. Pihak yang mengunggah video dan foto tersebut juga diklaim memakai cara jahat untuk menyebarkan misinformasi yang mengakibatkan mental idol tersebut terganggu.
Cara Mengatasi Tekanan Mental
Dalam menangani tekanan mental, perlu mencari tahu terlebih dulu hal apa yang membuat munculnya kondisi tersebut. Ketika sudah mengetahui pemicunya, jauhkan diri dari hal tersebut.
Selain menghindari pemicunya, penderita tekanan mental juga bisa menerapkan beberapa tips berikut ini:
1. Cobalah aktivitas yang menenangkan
Aktivitas ini bisa beragam, mulai dari membaca buku, menonton film, melakukan yoga, meditasi, atau relaksasi, hingga mengambil cuti selama beberapa hari untuk berlibur.
2. Rutinlah berolahraga
Jenis olahraganya pun bisa apa saja, misalnya berenang atau berjalan kaki. Dengan rutin berolahraga selama 30 menit setiap harinya, suasana hati akan menjadi lebih baik dan stres pun dapat berkurang.
Baca Juga: Mengenal Gangguan Kepribadian Skizoid, Apakah Jadi Pengaruh Terhadap Kesehatan Mental?
3. Konsumsi makanan bergizi seimbang
Asupan yang penting dipenuhi untuk membantu meringankan gejala tekanan mental adalah makanan yang mengandung omega-3, karbohidrat kompleks, protein, dan vitamin, seperti vitamin C dan vitamin D.
4. Cukupi kebutuhan istirahat
Gejala yang dirasakan saat mengalami tekanan mental bisa menjadi lebih parah jika Anda kurang beristirahat. Oleh karena itu, cukupi istirahat sebanyak 7–9 jam tiap harinya.
5. Curhatlah kepada orang terdekat
Ceritakan unek-unek atau apa pun yang mengganggu akhir-akhir ini. Dengan begitu, tekanan mental yang dirasakan mungkin dapat berkurang.
6. Lakukan Konseling
Jika dirasakan semakin parah dan sulit diatasi, tekanan batin perlu ditangani dengan konseling dan psikoterapi. Tekanan mental juga sebaiknya segera diperiksakan ke psikiater atau psikolog apabila disertai ide atau percobaan bunuh diri, halusinasi, serta gangguan cemas atau panik yang sulit diatasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









