Risiko Pneumonia pada Anak Dapat Dihindari Sejak Dini melalui Pemberian Vaksin PCV 15

AKURAT.CO Risiko penyakit pneumonia dinilai masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, khususnya pada usia balita.
Penyakit ini disebabkan oleh pelbagai bakteri antara lain Streptococus pneumonia, Hemophilus influenza, Staphylococcus aureus, Streptococcus grup B, serta kuman atipikal seperti klamidin dan Mycoplasma.
Mengutip data yang disampaikan oleh UNICEF, terdapat 14,5 persen kematian pada bayi dan 5 persen pada balita yang disebabkan oleh pneumonia.
Menurut dokter spesialis anak dr. Lindana Sastra, Sp.A, tingginya angka tersebut dipicu oleh sejumlah faktor seperti bayi lahir dengan berat badan rendah, tidak mendapatkan ASI yang adekuat, malnutrisi, defisiensi vitamin A, polusi udara, dan tidak mendapatkan imunisasi secara lengkap.
Baca Juga: Jelajahi Sumatra dalam Roadshow Pemilihmuda.id, TKN Fanta: Hanya Prabowo-Gibran yang Konkret Berpihak Kepada Anak Muda
Maka menurut dia, pentingnya imunisasi utk mencegah risiko penyakit pneumonia tersebut. orang tua tidak perlu khawatir karena gejalanya yang cenderung ringan seperti demam dan batuk serta tidak disertai dengan kesulitan bernafas.
“Namun apabila anak menunjukkan tanda-tanda gelisah, demam tinggi, terutama jika disertai dengan kesulitan bernafas maka sebaiknya segera melakukan pemeriksaan dengan dokter,” jelas Sastra, Selasa (16/1/2024).
Sastra menambahkan tidak ada vaksin khusus untuk Mycoplasma Pneumonia. Langkah pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan protokol kesehatan, menerapkan etika ketika batuk dan bersin hingga rutin mencuci tangan.
Selain itu, terkait pemberian vaksin, vaksinasi Pneumokokus pada anak juga terus berkembang mulai dari vaksin PCV 7, PCV 10, PCV 13 dan yang terbaru PCV 15.
Baca Juga: Apa yang Dimaksud Biofuel, Pentingkah Hal Tersebut?
Sebelumnya di Juni 2022, Advisort Committee on Immunization Practices (ACIP, USA) telah merekomendasikan penggunaan PCV 15 sebagai pilihan vaksinasi pneumokokus pada anak usia di bawah 19 tahun selain PCV 13.
“Sementara itu untuk pencegahan pneumonia secara keseluruhan bisa menggunakan Vaksinasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) yang sejak bayi secara berkala,” tambah dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










