Diidap Puput Novel, Ketahui Ciri-ciri dan Penyebab Kanker Payudara

AKURAT.CO Artis dan politisi Puput Novel dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (8/9/2024) pukul 18.24 WIB di RS MMC, Kuningan, Jakarta Selatan.
Menurut adiknya, Baginda Jaya, Puput telah menderita sakit kanker payudara selama tiga tahun terakhir.
"Ya memang 3 tahun terakhir beliau tidak mau mempublikasikan penyakitnya. Beliau tertutup untuk kehidupan pribadinya," kata Baginda
Puput yang telah berkecimpung di dunia hiburan sejak kecil, baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-50 pada 31 Agustus lalu.
Sehubungan dengan itu, berikut kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang paling umum menyerang wanita di seluruh dunia.
Meski pria juga dapat mengalaminya, prevalensi kanker payudara jauh lebih tinggi pada wanita.
Baca Juga: Ahmad Sahroni Batal Jadi Ketua Timses Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta
Memahami ciri-ciri dan penyebab kanker payudara sangat penting untuk deteksi dini dan pengobatan yang lebih efektif.
Ciri-ciri kanker payudara
1. Benjolan di payudara atau ketiak
Salah satu gejala paling umum kanker payudara adalah adanya benjolan di payudara atau di sekitar ketiak.
Benjolan ini biasanya tidak terasa sakit dan memiliki tekstur yang keras.
2. Perubahan ukuran atau bentuk payudara
Perubahan ukuran atau bentuk payudara, termasuk perubahan yang tampak asimetris bisa menjadi tanda kanker.
Ini terjadi ketika tumor mulai tumbuh dan memengaruhi jaringan di sekitarnya.
3. Perubahan pada Kulit Payudara
Kanker payudara dapat menyebabkan perubahan pada kulit, seperti kulit menjadi kemerahan, bersisik, menebal, atau bahkan tampak seperti kulit jeruk (peau d'orange).
4. Nyeri atau di Payudara
Meski nyeri bukanlah gejala umum, beberapa wanita mengalami rasa nyeri atau ketidaknyamanan pada payudara yang tidak hilang seiring waktu.
5. Perubahan tekstur kulit pada area payudara
Area kulit payudara yang berubah menjadi lebih kasar atau terdapat perubahan tekstur, bisa menandakan perkembangan kanker payudara.
Penyebab Kanker Payudara
Penyebab pasti kanker payudara belum sepenuhnya diketahui.
Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker payudara, di antaranya:
1. Faktor genetik dan riwayat keluarga
Jika seseorang memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara, terutama pada ibu, saudara perempuan, atau anak perempuan, risiko terkena kanker payudara bisa meningkat.
Mutasi gen tertentu seperti BRCA1 dan BRCA2 juga dapat meningkatkan risiko.
Baca Juga: Saham Emiten Anthony Salim Disuspen BEI Usai Melambung 105,7 Persen dalam Sepekan
2. Usia
Risiko kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia. Sebagian besar kasus kanker payudara terjadi pada wanita di atas 50 tahun.
3. Paparan hormon estrogen
Paparan estrogen yang berlebihan dalam jangka waktu lama seperti menstruasi yang dimulai lebih awal atau menopause yang terlambat, dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
6. Paparan radiasi
Seseorang yang pernah terpapar radiasi di area dada, terutama pada usia muda, memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara di kemudian hari.
Penting untuk menjalani pemeriksaan rutin dan segera berkonsultasi dengan dokter jika ada gejala yang mencurigakan.
Dengan gaya hidup sehat dan deteksi dini, risiko kanker payudara dapat diminimalkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








