Viral, Wanita di Jakbar Menderita Kanker Paru-paru Stadium 4 di Usia 20-an, Berikut Langkah Pencegahan Sejak Dini

AKURAT.CO Seorang wanita asal Jakarta Barat didiagnosis menderita kanker paru-paru stadium empat di usianya yang masih 28 tahun.
Jennifer Kencana mengira awalnya ia hanya menderita sakit flu biasa.
Ia pun terkejut dengan diagnosis dokter karena mengungkapkan bukan perokok aktif maupun pasif.
Namun, dokter menjelaskan adanya berbagai faktor yang dapat memicu kanker paru-paru walaupun bukan perokok aktf dan pasif, termasuk riwayat genetik.
Dikutip dari berbagai sumber (Rabu, 9/10/2024), Jennifer menjelaskan awal rasa sakit itu muncul.
"Aku awalnya cuma flu saja, tetapi terus setelah flunya reda, dada kanan aku mulai sakit kalau napas dalam," ungkapnya.
Kanker paru-paru tentu menjadi salah satu jenis kanker yang paling umum dan mematikan di dunia.
Meskipun sering dianggap sebagai penyakit yang menyerang perokok, kanker paru-paru juga dapat terjadi pada nonperokok, terutama di usia muda.
Oleh karena itu, penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan sejak dini.
Baca Juga: Penasaran dengan Gaji PPPK 2024? Cek Tabel Gaji Lengkapnya di Sini!
Berikut adalah beberapa cara untuk menghindari kanker paru-paru di usia muda:
1. Hindari merokok dan paparan asap rokok
Jika Anda merokok, berhentilah segera. Banyak sumber daya tersedia untuk membantu Anda, termasuk program berhenti merokok dan aplikasi seluler.
Selain itu, hindari paparan asap rokok dari perokok lain karena asap rokok juga dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru bagi nonperokok.
2. Jaga kualitas udara di sekitar
Kualitas udara yang buruk dapat menjadi faktor risiko kanker paru-paru.
Pastikan Anda tinggal di lingkungan yang bersih dan sehat.
Gunakan pembersih udara di dalam rumah untuk mengurangi polusi udara dalam ruangan, dan pastikan ventilasi yang baik untuk menghindari penumpukan polutan.
3. Kelola stres
Stres yang berkepanjangan dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesehatan paru-paru.
Luangkan waktu untuk aktivitas relaksasi seperti yoga, meditasi atau hobi yang Anda nikmati.
Mengelola stres dapat membantu menjaga kesehatan mental dan fisik.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior: Rontok di 32 Besar, Ganda Campuran Indonesia Sisa 1 Pasangan
4. Menerapkan gaya hidup sehat
Diet seimbang yang kaya akan buah-buahan, sayuran dan biji-bijian dapat membantu menjaga kesehatan paru-paru.
Nutrisi yang baik berkontribusi pada sistem kekebalan tubuh yang kuat.
Selain itu, rutin berolahraga dapat membantu menjaga berat badan yang sehat dan meningkatkan fungsi paru-paru.
5. Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan
Pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat penting untuk mendeteksi masalah kesehatan lebih awal.
Diskusikan dengan dokter Anda tentang risiko kanker paru-paru dan minta saran mengenai pemeriksaan yang tepat untuk usia Anda.
Jika penyakit kanker yang dialami adalah riwayat genetik, maka segeralah ke rumah sakit terdekat untuk dapat menjalani radioterapi dan dirawat secara intensif.
Selalu konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan saran dan informasi lebih lanjut mengenai kesehatan paru-paru Anda. (Maulida Sahla Sabila)
Baca Juga: KPK Sampaikan Sejumlah Dugaan Anomali di Sektor SDA pada Kejati NTB
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









