Penyebab Glaukoma dan Gejala yang Perlu Diwaspadai

AKURAT.CO Glaukoma adalah penyakit mata yang sering kali disebabkan oleh faktor keturunan.
Menurut Dr. Zeiras Eka Djamal, Dokter Subspesialis Glaukoma JEC Eye Hospitals and Clinics, riwayat keluarga menjadi salah satu faktor risiko utama.
"Setiap pasien yang datang dengan glaukoma, kami selalu menanyakan apakah ada riwayat keluarga. Jika ada, artinya anggota keluarga lain berisiko lebih tinggi terkena glaukoma," jelas Dr. Zeiras kepada wartawan, Selasa (29/10/2024).
Selain faktor keturunan, Dr. Zeiras menambahkan bahwa beberapa kondisi lain seperti diabetes, katarak, penggunaan obat-obatan yang mengandung steroid dan riwayat trauma pada mata juga dapat memicu glaukoma.
Gejala glaukoma kronik berkembang perlahan dan sering tidak disadari hingga penyakitnya sudah cukup parah, mengakibatkan penyempitan pada pandangan secara bertahap.
Di sisi lain, ada juga glaukoma akut yang muncul secara tiba-tiba, jauh di atas angka normal 10-21, hingga mencapai 60-80.
Pada kondisi ini, pasien dapat mengalami nyeri hebat, mata merah, mual, muntah dan sakit kepala, sehingga membutuhkan penanganan segera.
Deteksi dini dan pengobatan tepat sangat penting dalam menangani glaukoma, terutama untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada penglihatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








