Ketegangan Otot Sekitar Tulang Belikat Bisa Sebabkan Migrain? Ini Faktanya!

AKURAT.CO Pernah merasa sakit kepala datang tiba-tiba, terutama setelah berjam-jam duduk di depan laptop atau menunduk melihat ponsel? Bisa jadi penyebabnya bukan hanya karena mata lelah atau kurang minum, tapi ada kaitannya dengan otot di sekitar tulang belikat yang tegang.
Banyak orang tidak menyadari bahwa ketegangan otot di area ini bisa memicu sakit kepala yang berujung pada migrain. Kondisi ini seringkali terjadi akibat postur tubuh yang buruk, aktivitas berulang, atau kurangnya peregangan.
Baca Juga: Makanan Penuh Gizi untuk Membangun dan Menjaga Kesehatan Otot
Hubungan Ketegangan Otot Tulang Belikat dan Migrain
Tulang belikat merupakan bagian penting dari sistem gerak tubuh yang menopang bahu dan leher. Ketika otot-otot di sekitar area ini mengalami ketegangan, mereka bisa memberikan tekanan berlebih pada saraf yang mengarah ke kepala.
Akibatnya, aliran darah ke otak bisa terganggu, menyebabkan sakit kepala yang berkepanjangan. Bahkan, dalam beberapa kasus, ketegangan yang terjadi dalam waktu lama bisa menyebabkan migrain yang lebih intens.
Beberapa faktor yang dapat memicu ketegangan otot di sekitar tulang belikat antara lain:
- Postur tubuh yang buruk saat duduk atau berdiri terlalu lama.
- Kurangnya aktivitas fisik yang membuat otot menjadi kaku.
- Stres dan tekanan emosional yang membuat otot di sekitar bahu menegang.
- Cedera atau ketegangan akibat olahraga yang berlebihan.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Jika kamu sering mengalami sakit kepala dan mencurigai adanya ketegangan di area tulang belikat, perhatikan beberapa gejala berikut:
- Nyeri di area bahu dan leher yang terasa kaku atau tegang.
- Sakit kepala yang menjalar dari belakang leher ke pelipis.
- Sensasi tertekan di kepala seperti ada sesuatu yang menekan dari dalam.
- Kelelahan mata meskipun tidak terlalu lama menatap layar.
- Kesulitan bergerak terutama saat memutar kepala ke samping.
Jika kamu merasakan gejala-gejala ini secara terus-menerus, ada baiknya mulai memperhatikan kondisi tubuh dan mencari cara untuk mengatasi ketegangan otot sebelum berujung pada sakit kepala yang lebih serius.
Baca Juga: Musik Tidak Hanya Mengobati Patah Hati, Tapi Juga Mengurangi Ketegangan Otot
Bagaimana Cara Mencegahnya?
Agar ketegangan otot di sekitar tulang belikat tidak menyebabkan sakit kepala, kamu bisa menerapkan beberapa cara sederhana berikut:
1. Jaga Postur Tubuh
Duduk dalam posisi yang benar sangat penting untuk mencegah ketegangan otot. Pastikan bahu tetap rileks dan tidak membungkuk ke depan. Jika kamu sering bekerja di depan layar komputer, gunakan kursi dengan sandaran yang baik agar tulang belakang tetap tegak.
2. Rutin Melakukan Peregangan
Peregangan ringan selama beberapa menit setiap jam bisa membantu mengendurkan otot yang tegang. Cobalah gerakkan memutar bahu ke belakang, meregangkan leher ke samping, atau melakukan pose peregangan yoga yang bisa mengurangi ketegangan di bahu dan leher.
3. Hindari Stres Berlebihan
Stres bisa membuat otot di sekitar leher dan bahu menjadi lebih kaku. Cobalah untuk mengelola stres dengan teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau sekadar berjalan-jalan santai.
4. Terapkan Teknik Pemijatan
Pijat di area bahu dan punggung atas bisa membantu mengurangi ketegangan otot. Kamu bisa melakukannya sendiri dengan menekan lembut area tulang belikat atau menggunakan bantuan alat pijat.
5. Kompres Hangat atau Dingin
Mengompres area yang tegang dengan air hangat dapat membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi nyeri. Sementara itu, kompres dingin bisa membantu meredakan peradangan jika terjadi ketegangan berlebihan.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika sakit kepala akibat ketegangan di tulang belikat semakin sering terjadi dan tidak membaik meskipun sudah mencoba berbagai cara, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Terutama jika kamu mengalami:
- Sakit kepala yang semakin parah dan disertai mual.
- Kesulitan bergerak atau kelemahan pada bahu dan lengan.
- Nyeri yang berlangsung lebih dari beberapa minggu.
Dokter mungkin akan merekomendasikan terapi fisik atau teknik perawatan lain untuk membantu mengatasi ketegangan otot yang menyebabkan sakit kepala. Semakin cepat ditangani, semakin besar kemungkinan kamu bisa terhindar dari masalah yang lebih serius di kemudian hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









