Akurat
Pemprov Sumsel

Apa Itu Vasektomi? Usulan Dedi Mulyadi Akan Jadi Syarat Penerima Bansos di Jabar

Iim Halimatus Sadiyah | 30 April 2025, 08:45 WIB
Apa Itu Vasektomi? Usulan Dedi Mulyadi Akan Jadi Syarat Penerima Bansos di Jabar

AKURAT.CO Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana kebijakan baru bagi penerima bantuan sosial (bansos) bagi harus bersedia menjalani KB vasektomi.

Vasektomi ditujukan secara khusus kepada pria yang ingin menerima bansos sebagai masyarakat kurang mampu agar kelahirannya diatur dan angka kemiskinan turun.

Bukan hanya vasektomi atau KB pria, namun Dedi Mulyadi juga mengusulkan pemberian insentif sebesar Rp500.000 bagi warga Jawa Barat (Jabar) yang bersedia mengikuti program tersebut.

Baca Juga: Vasektomi Ganggu Aktivitas Seks Pria, Benarkah?

Sementara itu, Dedi Mulyadi menekankan bahwa setiap orang yang memutuskan untuk menikah harus siap menanggung tanggung jawab atas kehamilan, kelahiran, serta pendidikan anak-anak mereka.

“Nah, kalau orang tidak punya kemampuan untuk membiayai kelahiran, membiayai kehamilan, membiayai pendidikan, ya jangan dulu ingin menjadi orang tua dong," ujarnya.

Dari usulan Dedi Mulyadi terkait syarat vasektomi bagi kepala keluarga yang ingin menerima bansos, menimbulkan pertanyaan terkait apa itu vasektomi atau KB pria?

Dikutip berbagai sumber, Rabu (30/4/2025), simak penjelasan lengkap berikut ini mengenai vasektomi untuk pria, yang ternyata memiliki manfaat.

Apa Itu Vasektomi?

Baca Juga: Kakek Ini Buktikan KB Vasektomi Bikin Bugar

Vasektomi merupakan metode kontrasepsi untuk pria dengan cara memotong atau menutup saluran sperma dari testis. 

Akibatnya, cairan mani yang dikeluarkan tidak lagi mengandung sperma, sehingga mencegah terjadinya kehamilan.

Vasektomi dilakukan melalui prosedur bedah kecil dengan menggunakan bius lokal pada area testis dan skrotum. 

Selama proses ini, saluran yang membawa sperma dari testis akan dipotong dan diikat, sehingga sperma tidak bisa bercampur dengan air mani. 

Akibatnya, saat ejakulasi, air mani yang keluar tidak mengandung sperma. 

Vasektomi, yang juga dikenal sebagai sterilisasi atau kontrasepsi permanen bagi pria, merupakan prosedur yang aman dengan risiko komplikasi yang rendah. 

Proses pemulihannya cukup cepat dan metode ini sangat efektif untuk mencegah kehamilan pada wanita.

Vasektomi bisa dilakukan oleh pria dari berbagai usia, tetapi dokter umumnya tidak menyarankan bagi pria yang berusia di bawah 30 tahun atau yang belum memiliki anak.

Baca Juga: Ramai Dedi Mulyadi Disebut Gubernur Konten, Bolehkah Seorang Pemimpin Sekaligus Menjadi Konten Kreator Menurut Islam?

Manfaat Vasektomi 

Di sejumlah negara, vasektomi dipandang sebagai metode pengendalian kelahiran yang aman dan efektif bagi pria, terutama bagi mereka yang sudah mantap tidak ingin memiliki keturunan. 

Hal tersebut disebabkan oleh beberapa alasan, antara lain:

1. Vasektomi memiliki tingkat keberhasilan yang mendekati 100 persen dalam mencegah kehamilan.

2. Prosedur ini termasuk operasi rawat jalan dengan risiko komplikasi atau efek samping yang minim. 

3. Dengan melakukan vasektomi, seseorang tidak perlu lagi repot menggunakan metode kontrasepsi setiap kali berhubungan seksual, seperti memakai kondom.

Vasektomi biasanya akan dilakukan di klinik dokter atau pusat bedah dengan menggunakan bius lokal. 

Pasien akan tetap sadar selama prosedur, namun tidak merasakan nyeri. Proses vasektomi umumnya memakan waktu sekitar 10 hingga 30 menit.

Itulah penjelasan lengkap mengenai vasektomi atau KB pria yang memiliki manfaat tertentu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.