Akurat
Pemprov Sumsel

Timothy Ronald Sebut Ngegym Aktivitas Otak Kosong, Apa Sebenarnya Manfaat Olahraga untuk Kecerdasan?

Iim Halimatus Sadiyah | 6 Agustus 2025, 15:30 WIB
Timothy Ronald Sebut Ngegym Aktivitas Otak Kosong, Apa Sebenarnya Manfaat Olahraga untuk Kecerdasan?

AKURAT.CO Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan sosok Timothy Ronald yang menyebut ngegym merupakan aktivitas "otak kosong", maka dari itu muncul pertanyaan; apakah aktivitas olahraga seperti gym itu berdampak buruk untuk kecerdasan atau justru memberikan manfaat?

Pernyataan kontroversial dari Timothy Ronald mengenai gym sebagai aktivitas otak kosong menuai banyak reaksi negatif dari warganet.

Timothy Ronald merupakan YouTuber yang dikenal rutin membagikan konten seputar finansial kini dianggap memberikan pandangan yang menyesatkan.

Dalam video yang beredar di media sosial, Timothy Ronald dengan tegas menyebut bahwa orang-orang yang rutin pergi ke gym untuk membentuk otot pada dasarnya memiliki “otak kosong”.

Baca Juga: Timothy Ronald Anak Siapa? Inilah Ayahnya yang Jarang Terekspos Media

"Menurut gua orang yang suka nge-gym yang sampai jadi banget badannya itu nggak mungkin sepintar itu karena itu aktivitas paling gobl*k yang pernah gua temuin, paling gobl*k," kata Timothy.

Mendengar pernyataannya tersebut, tak heran jika banyak warganet merasa tersinggung dan marah dengan perkataan Timothy Ronald.

Berikut ini penjelasan lengkap apakah ngegym merupakan aktivitas membuat otak menjadi kosong dan apa sebenarnya manfaat olahraga atau gym.

Apakah Aktivitas Gym Bikin Otak Jadi Kosong?

Olahraga di gym terbukti dapat meningkatkan aliran darah ke otak, yang berdampak positif pada kemampuan mengingat, konsentrasi, dan proses belajar.

Baca Juga: Resmi, Persija Jakarta Datangkan Eksel Timothy untuk Arungi Liga 1 2025-2026

Sejumlah penelitian telah menunjukkan adanya hubungan kuat antara aktivitas fisik dan fungsi otak, salah satunya diterbitkan di British Journal of Sports Medicine.

Dalam penelitian itu menyatakan bahwa rutinitas olahraga seperti gym mampu mendukung kesehatan kognitif dan memperlambat penurunan ingatan, bahkan di usia tua.

Psikiater dr. Lahargo Kembaren, SpKJ, juga menegaskan bahwa aktivitas gym memberikan manfaat nyata, terutama dalam menghadapi tren kesepian yang semakin marak belakangan ini.

"Gym juga dapat menjadi sebagai Ruang Sosial di tengah banyaknya orang yang kesepian. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan ancaman kesehatan global saat ini adalah kesepian," ungkapnya.

dr. Lahargo sebelumnya menyebut bahwa pernyataan Timothy Ronald yang menyebut gym hanya dilakukan oleh orang bodoh atau yang punya "otak kosong" merupakan bentuk penyimpangan dalam cara berpikir atau distorsi kognitif.

Apa Lagi Manfaat Olahraga untuk Kecerdasan?

Berbagai penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa aktivitas fisik rutin dapat meningkatkan fungsi kognitif, daya ingat, fokus, hingga kreativitas.

Berikut adalah manfaat olahraga untuk kecerdasan yang telah terbukti secara ilmiah dan bisa Anda rasakan secara langsung.


1. Meningkatkan Fungsi Eksekutif Otak

Fungsi eksekutif meliputi kemampuan mengambil keputusan, mengatur perhatian, mengendalikan impuls, dan merencanakan tindakan.
Fakta ilmiah: Penelitian oleh Best (2010) menunjukkan bahwa olahraga teratur membantu anak dan remaja meningkatkan fungsi eksekutif secara signifikan.

Olahraga seperti lari, renang, atau bersepeda meningkatkan aliran darah ke korteks prefrontal, area otak yang bertanggung jawab atas fungsi ini.


2. Merangsang Pertumbuhan Sel Otak Baru (Neurogenesis)

Olahraga memicu produksi Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF), protein yang merangsang pertumbuhan dan kelangsungan hidup neuron.

Riset: Studi Cotman & Berchtold (2002) membuktikan bahwa olahraga aerobik meningkatkan kadar BDNF di hippocampus — pusat pembelajaran dan memori otak.


3. Meningkatkan Daya Ingat dan Kemampuan Belajar

Studi Erickson et al. (2011): Olahraga aerobik rutin selama 1 tahun dapat meningkatkan volume hippocampus dan kemampuan memori spasial pada orang dewasa.

Dengan kata lain, olahraga dapat membantu Anda belajar lebih cepat dan mengingat lebih banyak informasi.


4. Mengurangi Stres dan Meningkatkan Mood

Stres kronis dapat menurunkan fungsi kognitif. Olahraga meningkatkan produksi hormon seperti endorfin, serotonin, dan dopamin yang mampu meningkatkan mood dan menurunkan stres.

✅ Dalam buku Spark (Ratey, 2008), disebutkan bahwa olahraga berperan besar dalam mengurangi depresi dan kecemasan — dua faktor utama yang menghambat kerja otak.


5. Meningkatkan Konsentrasi dan Fokus

✅ Penelitian dari Hillman et al. (2009) menunjukkan bahwa anak-anak yang aktif secara fisik menunjukkan peningkatan perhatian dan kemampuan berpikir logis.

Olahraga menyeimbangkan kadar dopamin dan norepinefrin, neurotransmitter yang penting untuk mempertahankan fokus dan konsentrasi.


6. Meningkatkan Kualitas Tidur dan Konsolidasi Memori

Olahraga memperbaiki kualitas tidur, terutama pada fase tidur dalam (deep sleep) yang penting untuk mengonsolidasikan informasi yang dipelajari sepanjang hari.

✅ Studi Kredlow et al. (2015): Olahraga rutin secara signifikan meningkatkan efisiensi tidur, yang berdampak langsung pada ketajaman memori dan fokus.


7. Meningkatkan Kecerdasan Emosional dan Sosial

Tidak hanya IQ, olahraga juga meningkatkan EQ (Emotional Intelligence), terutama melalui interaksi sosial dalam aktivitas tim seperti futsal, voli, atau basket.

✅ Studi Bailey et al. (2009) mencatat bahwa partisipasi dalam olahraga kelompok membantu anak-anak dan remaja mengembangkan empati, kerja sama, dan keterampilan komunikasi.


8. Efektif untuk Anak dengan Gangguan Kognitif

✅ Studi Pontifex et al. (2013): Olahraga aerobik terbukti meningkatkan kemampuan akademik dan fokus pada anak-anak dengan ADHD.

Gerakan fisik yang berirama membantu menstimulasi bagian otak yang kurang aktif, sekaligus meningkatkan perhatian dan kemampuan belajar.


9. Meningkatkan Kreativitas

✅ Riset dari Stanford (Oppezzo & Schwartz, 2014) menemukan bahwa berjalan kaki secara rutin mampu meningkatkan pemikiran kreatif hingga 60%.

Berolahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga bisa membantu Anda menemukan ide-ide segar dan solusi kreatif untuk berbagai masalah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.