Akurat
Pemprov Sumsel

7 Tips untuk Mencegah Chikungunya yang Mudah Dilakukan, Apakah Termasuk Jenis Penyakit Menular di Indonesia?

Iim Halimatus Sadiyah | 12 Agustus 2025, 14:45 WIB
7 Tips untuk Mencegah Chikungunya yang Mudah Dilakukan,  Apakah Termasuk Jenis Penyakit Menular di Indonesia?

AKURAT.CO Simak sejumlah tips untuk mencegah chikungunya, salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh virus chikungunya (CHIKV) dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus, sama seperti demam berdarah dengue (DBD).

Mengetahui cara mencegah chikungunya sangat penting untuk masyarakat, terutama bagi yang tinggal di wilayah tropis seperti negara Indonesia.

Tidak perlu panik, karena penyakit ini sebenarnya dapat dicegah dan umumnya bisa sembuh sendiri jika terinfeksi.

Penyakit ini kerap muncul saat musim hujan atau di area yang lembap, karena kondisi tersebut menjadi tempat ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak.

Baca Juga: Kasus Chikungunya Melonjak di Indonesia, Kenali Penyebab dan Gejalanya!

Berikut ini penjelasan tentang penyakit chikungunya dan beberapa tips untuk mencegah agar tidak tertular.

Apa Itu Penyakit Chikungunya?

Penyakit chikungunya bukanlah penyakit menular antar manusia. Virus ini tidak berpindah langsung dari satu orang ke orang lain, sehingga tidak perlu khawatir tertular hanya karena berinteraksi dengan penderita.

Namun, nyamuk dapat membawa virus chikungunya setelah menggigit orang yang sudah terinfeksi, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.

Penularan melalui darah masih mungkin terjadi, terutama pada petugas kesehatan atau petugas laboratorium yang mengambil sampel darah dari pasien terinfeksi.

Baca Juga: Ketahui Gejala dan Pengobatan Infeksi Chikungunya

Dalam kasus yang sangat jarang, penularan dari ibu ke janin pernah tercatat, biasanya ketika ibu mengalami viremia (kadar virus tinggi dalam darah) saat persalinan. 

Tips untuk Mencegah Chikungunya

1. Hilangkan Sarang Nyamuk

Terapkan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

Pastikan talang air, pot bunga, dan tempat minum hewan peliharaan tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

2. Gunakan Pelindung Diri

Oleskan lotion atau krim anti-nyamuk pada kulit, terutama di pagi dan sore hari saat nyamuk Aedes aktif. Pakai pakaian panjang dan tertutup untuk mengurangi area kulit yang terbuka.

3. Pasang Kelambu di Tempat Tidur

Gunakan kelambu saat tidur, terutama bagi bayi dan anak kecil. Selain itu, bisa memaasang kasa nyamuk di jendela dan pintu untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah.

4. Gunakan Insektisida atau Fogging

Semprot insektisida di area rawan nyamuk, seperti gudang, kolong meja, atau belakang lemari. Ikut serta dalam kegiatan fogging di lingkungan jika ada kasus chikungunya atau DBD.

5. Jaga Kebersihan Lingkungan

Buang sampah pada tempatnya dan pastikan tidak ada wadah terbuka yang dapat menampung air hujan. Jangan lupa untuk bersihkan halaman rumah secara rutin.

6. Gunakan Tanaman Pengusir Nyamuk

Sebagai langkah pencegahan chikungunya, kamu bisa menanam tanaman seperti serai, lavender, atau jenis lainnya yang dikenal mampu mengusir nyamuk di pekarangan maupun sekitar rumah. 

7. Jaga Sirkulasi Udara Tetap Baik

Pastikan sirkulasi udara di rumah tetap baik, karena nyamuk dewasa cenderung bersembunyi di tempat yang gelap dan lembap. Buka jendela dan pintu secara rutin agar udara mengalir lancar dan ruangan tidak lembap. 

Itulah beberapa tips untuk mencegah chikungunya, salah satu jenis penyakit yang sering dialami oleh masyarakat yang tinggal di wilayah tropis seperti Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.