7 Tips untuk Mencegah Chikungunya yang Mudah Dilakukan, Apakah Termasuk Jenis Penyakit Menular di Indonesia?

AKURAT.CO Simak sejumlah tips untuk mencegah chikungunya, salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh virus chikungunya (CHIKV) dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus, sama seperti demam berdarah dengue (DBD).
Mengetahui cara mencegah chikungunya sangat penting untuk masyarakat, terutama bagi yang tinggal di wilayah tropis seperti negara Indonesia.
Tidak perlu panik, karena penyakit ini sebenarnya dapat dicegah dan umumnya bisa sembuh sendiri jika terinfeksi.
Penyakit ini kerap muncul saat musim hujan atau di area yang lembap, karena kondisi tersebut menjadi tempat ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak.
Baca Juga: Kasus Chikungunya Melonjak di Indonesia, Kenali Penyebab dan Gejalanya!
Berikut ini penjelasan tentang penyakit chikungunya dan beberapa tips untuk mencegah agar tidak tertular.
Apa Itu Penyakit Chikungunya?
Penyakit chikungunya bukanlah penyakit menular antar manusia. Virus ini tidak berpindah langsung dari satu orang ke orang lain, sehingga tidak perlu khawatir tertular hanya karena berinteraksi dengan penderita.
Namun, nyamuk dapat membawa virus chikungunya setelah menggigit orang yang sudah terinfeksi, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.
Penularan melalui darah masih mungkin terjadi, terutama pada petugas kesehatan atau petugas laboratorium yang mengambil sampel darah dari pasien terinfeksi.
Baca Juga: Ketahui Gejala dan Pengobatan Infeksi Chikungunya
Dalam kasus yang sangat jarang, penularan dari ibu ke janin pernah tercatat, biasanya ketika ibu mengalami viremia (kadar virus tinggi dalam darah) saat persalinan.
Tips untuk Mencegah Chikungunya
1. Hilangkan Sarang Nyamuk
Terapkan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.
Pastikan talang air, pot bunga, dan tempat minum hewan peliharaan tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk.
2. Gunakan Pelindung Diri
Oleskan lotion atau krim anti-nyamuk pada kulit, terutama di pagi dan sore hari saat nyamuk Aedes aktif. Pakai pakaian panjang dan tertutup untuk mengurangi area kulit yang terbuka.
3. Pasang Kelambu di Tempat Tidur
Gunakan kelambu saat tidur, terutama bagi bayi dan anak kecil. Selain itu, bisa memaasang kasa nyamuk di jendela dan pintu untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah.
4. Gunakan Insektisida atau Fogging
Semprot insektisida di area rawan nyamuk, seperti gudang, kolong meja, atau belakang lemari. Ikut serta dalam kegiatan fogging di lingkungan jika ada kasus chikungunya atau DBD.
5. Jaga Kebersihan Lingkungan
Buang sampah pada tempatnya dan pastikan tidak ada wadah terbuka yang dapat menampung air hujan. Jangan lupa untuk bersihkan halaman rumah secara rutin.
6. Gunakan Tanaman Pengusir Nyamuk
Sebagai langkah pencegahan chikungunya, kamu bisa menanam tanaman seperti serai, lavender, atau jenis lainnya yang dikenal mampu mengusir nyamuk di pekarangan maupun sekitar rumah.
7. Jaga Sirkulasi Udara Tetap Baik
Pastikan sirkulasi udara di rumah tetap baik, karena nyamuk dewasa cenderung bersembunyi di tempat yang gelap dan lembap. Buka jendela dan pintu secara rutin agar udara mengalir lancar dan ruangan tidak lembap.
Itulah beberapa tips untuk mencegah chikungunya, salah satu jenis penyakit yang sering dialami oleh masyarakat yang tinggal di wilayah tropis seperti Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








