Dari Tablet ke Gummy, Sakatonik Activ Hadirkan Cara Baru Lawan Anemia untuk Gen Z

AKURAT.CO Kasus anemia di kalangan Generasi Z (Gen Z) Indonesia masih menjadi perhatian serius. Berdasarkan data Kalbe Consumer Health, prevalensi anemia pada remaja dan generasi muda mencapai 32 persen dan belum menunjukkan penurunan signifikan.
Masih tingginya prevalensi ini menunjukkan pentingnya pencegahan anemia sejak usia remaja. Rendahnya kepatuhan dalam mengonsumsi suplemen zat besi secara rutin menjadi salah satu penyebab utama, terutama di kalangan perempuan muda yang aktif.
Melihat kondisi tersebut, Kalbe Consumer Health meluncurkan inovasi baru bernama Sakatonik Activ Gummy Zat Besi. Suplemen berbentuk gummy ini diklaim sebagai gummy anemia pertama di Indonesia yang dikhususkan untuk membantu generasi muda melawan anemia.
Produk ini hadir sebagai solusi praktis bagi Gen Z dalam memenuhi kebutuhan zat besi harian. Dengan tampilan modern dan cita rasa yang menyenangkan, konsumsi suplemen kini tidak lagi terasa seperti kewajiban yang membosankan.
Kombinasi zat besi, asam folat dan vitamin B12 di dalamnya membantu mendukung pembentukan darah serta menjaga energi tubuh. Dengan tambahan rasa mixed berry juice yang enak, produk ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan konsumsi terutama di kalangan remaja perempuan.
"Sakatonik Activ itu sebenarnya merupakan multivitamin dan mineral yang sudah ada cukup lama di Indonesia, lebih dari 60 tahun," ujar Adelia Theresia selaku Head of Vitamin Kalbe Consumer Health, saat acara konferensi pers di Jakarta, Sabtu (11/10/2025).
Transformasi untuk Gen Z
Adelia menjelaskan, Sakatonik Activ terus bertransformasi untuk menyesuaikan gaya hidup aktif dan modern khas Gen Z. Kini, lewat format gummy, Kalbe berharap konsumsi suplemen bisa menjadi pengalaman yang lebih fun, bukan sekadar rutinitas kesehatan.
Inovasi ini juga berangkat dari tingginya angka anemia di kalangan generasi muda, terutama perempuan. "32 persen remaja itu mengalami anemia. Nah, mirisnya dari 12 juta remaja, sekitar 8 juta itu malas minum tablet penambah darah," katanya.
Ia menyebut, banyak anak muda enggan mengonsumsi tablet zat besi karena rasanya tidak enak dan meninggalkan sensasi logam di mulut. Padahal, konsumsi zat besi yang teratur sangat penting untuk menjaga kadar hemoglobin agar tubuh tetap bugar dan produktif.
Pemerintah sebenarnya telah lama menjalankan program pembagian tablet tambah darah bagi remaja putri. Namun, tingkat kepatuhan masih rendah karena sebagian besar merasa tidak nyaman dengan rasa tablet tersebut.
"Kalau para remaja ini patuh minum suplemen zat besi tiap hari, anemia sebenarnya bisa diatasi. Tapi karena merasa mual atau enggan minum tablet, akhirnya banyak yang tidak rutin," ungkap Adelia.
Dari permasalahan itu, Kalbe menghadirkan format baru yang lebih menarik dan mudah dikonsumsi. Menurut Adelia, bentuk gummy memberikan pengalaman konsumsi yang menyenangkan sehingga diharapkan bisa meningkatkan kepatuhan Gen Z terhadap suplemen zat besi.
Ia menambahkan bahwa kesehatan bukan hanya tentang kandungan suplemen, tetapi juga pengalaman mengonsumsinya. Dengan rasa yang enak dan cara konsumsi yang praktis, generasi muda dapat lebih termotivasi untuk rutin memenuhi kebutuhan zat besinya.
Selain zat besi, Sakatonik Activ Gummy juga mengandung multivitamin penting untuk metabolisme dan energi. Dengan rasa buah yang manis, suplemen ini menjadi pilihan sehat sekaligus lezat bagi anak muda yang aktif dan sibuk.
Davina Karamoy, Brand Ambassador Sakatonik Activ Gummy, mengaku merasakan manfaat nyata setelah rutin mengonsumsi produk tersebut. "Rasanya enak, dan pastinya aku juga ngerasa gejala anemia aku berkurang," ujarnya.
Ia menilai bahwa bentuk gummy membuat konsumsi suplemen menjadi lebih praktis dan menyenangkan bagi generasi muda. Menurutnya, pengalaman tersebut membuatnya lebih mudah menjaga rutinitas konsumsi suplemen harian.
Kehadiran Sakatonik Activ Gummy diharapkan menjadi solusi bagi rendahnya kepatuhan konsumsi zat besi di kalangan Gen Z. Dengan rasa yang lezat dan bentuk yang menarik, produk ini menawarkan cara baru yang cocok untuk gaya hidup yang dinamis dan serba cepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






