AKURAT.CO Menjaga asupan gula harian sangat penting untuk mencegah risiko penyakit seperti diabetes, obesitas, dan gangguan metabolisme.
Salah satu langkah paling sederhana adalah dengan membaca label informasi gizi pada kemasan makanan.
Sayangnya, masih banyak orang yang belum memahami cara membaca dan menafsirkan kadar gula dengan benar.
Baca Juga: Kadar Gula Tinggi hingga Terbaring Lemas di ICU, Deretan Fakta Kondisi Terkini Komedian Sapri
Perhatikan Bagian Informasi Nilai Gizi
Label gizi pada kemasan makanan umumnya mencantumkan jumlah total gula per takaran saji. Angka ini biasanya tertulis dalam satuan gram (g). Untuk memahami kadarnya, setiap 4 gram gula setara dengan sekitar satu sendok teh.
Jika pada kemasan tertulis “gula total 20 g per saji”, artinya produk tersebut mengandung sekitar 5 sendok teh gula untuk setiap porsinya.
Penting juga memperhatikan takaran saji yang tercantum. Sering kali produsen mencantumkan kadar gula per porsi, bukan per kemasan.
Misalnya, satu botol minuman bisa terdiri dari dua porsi, sehingga jumlah gula sebenarnya adalah dua kali lipat dari yang tertulis.
Baca Juga: Khawatir dengan Kadar Gula? Daun Kari Menjadi Pilihan Terbaik
Kenali Jenis Gula yang Tersembunyi di Daftar Bahan
Gula tidak selalu disebut dengan kata “gula” di daftar bahan makanan.
Produsen sering menggunakan istilah lain seperti glukosa, sukrosa, fruktosa, maltosa, sirup jagung, atau dekstrosa.
Semua istilah tersebut tetap termasuk jenis gula yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah.
Jika daftar bahan mencantumkan gula di posisi awal, itu berarti kandungannya cukup tinggi, karena urutan penulisan bahan ditentukan berdasarkan jumlah terbanyak.
Sebaiknya pilih produk yang mencantumkan gula di bagian bawah daftar bahan atau memiliki keterangan “tanpa tambahan gula.”
Gunakan Panduan Batas Konsumsi Harian
Berdasarkan anjuran Kementerian Kesehatan RI, batas konsumsi gula harian untuk orang dewasa adalah maksimal 50 gram atau sekitar 4 sendok makan.
Dengan memahami label makanan, masyarakat bisa lebih cermat dalam memilih produk dan menjaga keseimbangan pola makan sehari-hari.
Memiliki kebiasaan membaca label makanan bukan hanya membantu mengontrol asupan gula, tetapi juga menjadi langkah kecil menuju gaya hidup yang lebih sehat dan sadar gizi.
Nora Niswatun Choirina (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








