Akurat
Pemprov Sumsel

Mengenal Sleep Apnea: Gangguan Pernapasan Saat Tidur yang Berbahaya

Eko Krisyanto | 16 Januari 2026, 21:17 WIB
Mengenal Sleep Apnea: Gangguan Pernapasan Saat Tidur yang Berbahaya

AKURAT.CO Sleep apnea adalah kondisi gangguan pernapasan yang terjadi saat seseorang sedang tidur.

Penderita sleep apnea biasanya mengalami dengkuran keras yang disertai henti napas selama beberapa detik, bahkan bisa berulang kali dalam satu malam.

Istilah sleep apnea sendiri berarti “berhenti bernapas” saat tidur.

Mendengkur keras tidak selalu berbahaya, namun bisa menjadi tanda awal sleep apnea jika disertai jeda napas.

Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat memicu berbagai komplikasi penyakit serius apabila tidak ditangani dengan baik.

Jenis-Jenis Sleep Apnea

Berdasarkan penyebabnya, sleep apnea terbagi ke dalam beberapa jenis, yaitu:

  1. Apnea Tidur Kompleks
    Jenis ini merupakan kombinasi dari apnea tidur obstruktif dan apnea tidur sentral. Kondisi ini biasanya terdeteksi setelah penderita menjalani terapi sleep apnea sebelumnya.

  2. Apnea Tidur Obstruktif
    Merupakan jenis sleep apnea yang paling umum. Kondisi ini terjadi ketika otot-otot tenggorokan terlalu rileks saat tidur, sehingga saluran pernapasan menyempit atau tertutup dan menghambat aliran udara.

  3. Apnea Tidur Sentral
    Pada jenis ini, otak gagal mengirimkan sinyal yang tepat ke otot-otot yang mengatur pernapasan. Akibatnya, penderita mengalami henti napas sementara tanpa adanya sumbatan fisik pada saluran napas.

Gejala Sleep Apnea

Beberapa gejala umum yang sering dialami penderita sleep apnea antara lain:

Baca Juga: Pengertian Norma Sosial dan Proses Pembentukannya dalam Masyarakat

  • Terengah-engah atau tersedak saat tidur

  • Henti napas berulang kali saat tidur

  • Sakit kepala saat bangun tidur

  • Mulut terasa kering ketika terbangun

  • Mengantuk berlebihan di siang hari

  • Mendengkur keras

  • Sulit berkonsentrasi dan mudah lelah

Bahaya Sleep Apnea bagi Kesehatan

Sleep apnea dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, di antaranya:

1. Stroke

Sleep apnea dapat meningkatkan risiko stroke iskemik akibat terganggunya aliran darah dan oksigen ke otak. Risiko ini semakin tinggi jika penderita memiliki faktor risiko lain seperti hipertensi atau diabetes.

2. Penyakit Jantung

Gangguan pernapasan saat tidur dapat menyebabkan tekanan darah meningkat dan mengganggu irama jantung. Kondisi ini berpotensi memicu aritmia, penyakit jantung koroner, hingga gagal jantung.

3. Hipertensi

Saat terjadi henti napas, tubuh merespons dengan melepaskan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Hal ini menyebabkan tekanan darah meningkat secara signifikan. Hipertensi yang tidak terkontrol dapat merusak organ vital lainnya.

Pentingnya Penanganan Sleep Apnea

Mengingat risiko yang ditimbulkan, sleep apnea sebaiknya ditangani sejak dini. Konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Selain itu, perubahan gaya hidup seperti menjaga berat badan ideal, menghindari rokok dan alkohol, serta memperbaiki pola tidur dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Baca Juga: ​NOC Indonesia Perkuat Diplomasi, Kawal Pencak Silat Menuju Pentas Olimpiade

Laporan: Okky Tri Nugroho/magang

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.