Akurat
Pemprov Sumsel

Hati-hati! 7 Kesalahan Saat Sahur yang Sering Dilakukan dan Bikin Lemas Seharian

Dani Zahra | 6 Maret 2026, 23:54 WIB
Hati-hati! 7 Kesalahan Saat Sahur yang Sering Dilakukan dan Bikin Lemas Seharian
Ilustrasi, sahur. (Canva)

AKURAT.CO Sahur sering kali dianggap sebagai beban bagi sebagian orang karena harus bangun di tengah malam.

Akibatnya, banyak yang makan seadanya atau bahkan melakukan kebiasaan yang justru merugikan kesehatan. Padahal, kualitas sahur menentukan performa tubuh Anda selama belasan jam ke depan.

Agar puasa Anda tetap produktif dan tidak dihantui rasa kantuk berlebih, perhatikan kesalahan-kesalahan berikut ini.

Baca Juga: 6 Kebiasaan Saat Sahur yang Bikin Puasa Lebih Kuat dan Tidak Mudah Lemas

1. Melewatkan Sahur demi Tidur Lebih Lama

Banyak orang memilih tidak sahur karena merasa malas bangun atau ingin melanjutkan tidur. Ini adalah kesalahan terbesar. Sahur adalah "bahan bakar" utama. Melewatkan sahur akan membuat cadangan energi tubuh menipis lebih cepat, sehingga Anda akan merasa sangat lemas dan pusing di siang hari.

2. Mengonsumsi Makanan yang Terlalu Manis

Gorengan atau takjil sisa buka puasa sering kali berakhir di meja sahur. Makanan tinggi gula sederhana menyebabkan lonjakan insulin secara mendadak. Akibatnya, kadar gula darah akan turun drastis beberapa jam kemudian (sugar crash), yang memicu rasa lapar dan lemas lebih cepat.

3. Makan Berlebihan (Binge Eating)

Ada mitos bahwa makan sebanyak mungkin saat sahur akan membuat kita kenyang lebih lama. Faktanya, perut memiliki kapasitas terbatas. Makan berlebihan justru akan membuat perut begah, mual, dan memicu kantuk yang luar biasa setelahnya karena tubuh fokus melakukan metabolisme berat.

4. Langsung Tidur Setelah Makan

Setelah kenyang, rasa kantuk biasanya menyerang hebat. Namun, langsung tidur setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Kebiasaan ini bisa memicu asam lambung naik ke kerongkongan (GERD) dan mengganggu proses pencernaan. Berikan jeda minimal 1–2 jam sebelum kembali tidur.

5. Terlalu Banyak Minum Kopi atau Teh

Cermin dari kesalahan sahur lainnya adalah mengandalkan kafein agar tidak mengantuk saat bekerja nantinya. Perlu diingat, kopi dan teh bersifat diuretik, yang artinya akan merangsang tubuh untuk lebih sering buang air kecil. Hal ini berisiko membuat tubuh Anda lebih cepat mengalami dehidrasi selama berpuasa.

6. Mengandalkan Karbohidrat Tanpa Serat

Makan nasi putih dalam porsi besar tanpa sayur atau protein hanya akan memberi energi sesaat. Tanpa serat dan protein yang cukup, proses pencernaan berlangsung sangat cepat. Hasilnya? Perut Anda akan mulai keroncongan sebelum waktu dzuhur tiba.

7. Minum Air Terlalu Banyak dalam Sekali Waktu

Memang benar kita harus mencukupi kebutuhan air, namun meminum 1 liter air sekaligus saat sahur justru tidak efektif. Ginjal akan langsung membuang kelebihan cairan tersebut melalui urin. Sebaiknya, bagi asupan air secara bertahap sejak bangun sahur hingga imsak.

Tips Sahur Sehat agar Puasa Berkualitas

Pilih Karbohidrat Kompleks: Seperti nasi merah, gandum, atau oatmeal.

Perbanyak Protein dan Serat: Telur, dada ayam, sayuran hijau, dan buah-buahan.

Hidrasi yang Tepat: Gunakan pola 2-4-2 (2 gelas saat buka, 4 gelas di malam hari, 2 gelas saat sahur).

Akhirkan Waktu Sahur: Mengikuti sunnah untuk mengakhirkan sahur juga membantu tubuh memiliki energi yang "lebih segar" saat memulai puasa.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, tubuh akan merasa lebih stabil dan metabolisme terjaga dengan baik. Puasa pun jadi lebih ringan untuk dijalani!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Dani Zahra
D