Cara Efektif Cegah Bau Mulut Saat Pakai Behel, Jangan Sampai Ganggu Percaya Diri

AKURAT.CO Penggunaan behel kini semakin umum, baik di kalangan remaja maupun orang dewasa. Selain berfungsi merapikan susunan gigi, behel juga kerap dipilih untuk menunjang penampilan.
Namun di balik manfaat tersebut, ada satu keluhan yang cukup sering dialami pengguna, yakni bau mulut.
Kondisi ini umumnya disebabkan oleh sisa makanan yang mudah tersangkut di sela kawat dan bracket, sehingga memicu pertumbuhan bakteri.
Jika kebersihan gigi dan mulut tidak dijaga dengan baik, bau tidak sedap pun sulit dihindari. Meski begitu, masalah ini sebenarnya bisa dicegah dengan perawatan yang tepat dan konsisten.
Langkah utama yang wajib dilakukan adalah menjaga kebersihan gigi secara menyeluruh.
Pengguna behel disarankan menyikat gigi minimal dua kali sehari dengan teknik yang benar, terutama di area sekitar kawat.
Penggunaan sikat gigi khusus ortodonti juga dianjurkan karena mampu menjangkau sela-sela behel dengan lebih efektif.
Tak hanya itu, menyikat gigi setelah makan menjadi kebiasaan penting untuk mencegah penumpukan sisa makanan yang dapat menimbulkan bau.
Selain menyikat gigi, penggunaan benang gigi juga berperan besar.
Bagi pengguna behel, dibutuhkan benang gigi khusus atau alat bantu floss threader untuk membersihkan area yang sulit dijangkau.
Baca Juga: Ingin Pakai Behel Transparan? Ini Biaya dan Keunggulannya
Meski terasa lebih merepotkan, langkah ini efektif dalam mengurangi plak penyebab bau mulut.
Penggunaan obat kumur antiseptik bisa menjadi pelengkap perawatan. Cairan ini membantu membunuh bakteri penyebab bau sekaligus menjaga kesegaran napas.
Namun, penggunaannya sebaiknya tidak berlebihan agar keseimbangan bakteri alami di dalam mulut tetap terjaga.
Faktor lain yang tak kalah penting adalah pola makan.
Makanan yang mudah tersangkut seperti kacang, cokelat lengket, atau keripik dapat memperburuk kondisi jika tidak segera dibersihkan.
Selain itu, konsumsi makanan beraroma tajam seperti bawang atau jengkol juga sebaiknya dibatasi, terutama jika tidak sempat menyikat gigi setelah makan.
Terakhir, jangan abaikan jadwal kontrol rutin ke dokter gigi.
Pemeriksaan berkala membantu memastikan tidak ada penumpukan plak berlebih serta mendeteksi kerusakan pada kawat atau bracket yang bisa menjadi tempat menumpuknya kotoran.
Dengan perawatan yang tepat, penggunaan behel tetap bisa nyaman tanpa harus khawatir dengan bau mulut.
Kunci utamanya adalah disiplin menjaga kebersihan dan rutin melakukan pemeriksaan agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga.
Laporan: Novi Karyanti/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










